
“Kami ingin tiap kecamatan juga menyelenggarakan hari berolahraga dan hari bebas kendaraan setiap Minggu pukul 06.00–09.00. Mungkin tidak langsung semua kecamatan, tetapi bertahap agar menjadi budaya baik. Selain ruang olahraga, ini juga momentum bagi UMKM untuk meningkatkan ekonomi di wilayahnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa di Tegar Beriman, jalur utama dimanfaatkan warga untuk berjalan dan berolahraga, sementara area sekitar Lapangan Tegar Beriman menjadi ruang bagi PKL dan pelaku UMKM. Konsep ini diharapkan menjadi contoh percontohan untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor
“Kami akan segera membahas dan mengirim surat kepada seluruh camat dan mengundang untuk mempersiapkan titik-titik CFD yang paling ramai dikunjungi masyarakat. Konsep yang sudah berjalan di Tegar Beriman akan kita implementasikan di kecamatan lainnya,” bebernya.
Nantinya, masing-masing kecamatan akan mengajukan beberapa titik Dishub bersama Polres dan Polsek setempat akan melakukan kajian sehingga pelaksanaan CFD bisa serentak dan aman.
“Harapannya, masyarakat punya ruang berkumpul, berolahraga, dan UMKM juga mendapatkan momentum ekonomi,” tegasnya.
Ia juga akan terus melakukan Penyempurnaan Konsep CFD mulai dari jalur pelari, rekayasa lalu lintas, dan jalur evakuasi bagi ambulans. Jangan sampai seluruh ruas ditutup tanpa opsi darurat.
“Kita minimalkan dampak negatif dari kegiatan positif yang kita jalankan.” bebernya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















