Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Srikandi Pejuang Bogor Timur

BOGORTODAY.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Gerindra, Beben Suhendar, menegaskan bahwa suara dan peran perempuan memiliki posisi strategis dalam mendorong terwujudnya pemekaran Bogor Timur.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menjadi keynote speaker dalam Diklat Pengurus Srikandi Pejuang Bogor Timur bertema “Peran Strategis Wanita dalam Pemekaran Bogor Timur”, yang berlangsung di Aula Kecamatan Cileungsi, Sabtu (22/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Beben memberikan apresiasi tinggi kepada para perempuan yang tergabung dalam Srikandi Pejuang Bogor Timur.

Menurutnya, konsistensi dan keteguhan mereka dalam mengawal isu pemekaran menjadi bukti bahwa gerakan perempuan memiliki kekuatan besar dalam perubahan sosial dan politik.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Kita harus menghargai semangat para perempuan yang terus bersuara. Mereka sudah tidak muda lagi, tapi semangatnya luar biasa untuk mengubah Bogor Timur,” ujar Beben.

Beben menilai bahwa para perempuan inilah yang selama bertahun-tahun merasakan dan menyaksikan secara langsung ketidakmerataan pembangunan di wilayah Bogor Timur.

Ketimpangan pelayanan publik, keterbatasan akses infrastruktur, serta minimnya pemerataan anggaran menjadi alasan kuat mengapa isu pemekaran harus terus diperjuangkan.

“Mereka melihat ketidakadilan dari Pemerintah Kabupaten yang belum berpihak pada Bogor Timur. Dan hal seperti ini memang harus disuarakan,” kata Beben.

Menurutnya, perempuan memiliki sudut pandang yang berbeda namun sangat relevan, terutama terkait kebutuhan masyarakat di tingkat keluarga dan lingkungan. Suara mereka merupakan representasi dari kebutuhan nyata masyarakat.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

Beben juga menyampaikan bahwa perjuangan pemekaran tidak cukup hanya dengan aspirasi masyarakat. Dibutuhkan dorongan politik dan langkah administratif yang kuat agar prosesnya tidak kembali terhenti seperti sebelumnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan Sekretaris Daerah dan Bupati Bogor agar isu pemekaran mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten.

“Mohon kiranya Pak Bupati bisa memberikan perhatian,” tegasnya.

Beben menambahkan, kolaborasi antara masyarakat, organisasi perempuan seperti Srikandi Pejuang Bogor Timur, serta para pemangku kebijakan di tingkat legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar pemekaran bisa segera terwujud.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : SuaraBotim.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================