
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non-ASN, satu kali gaji pokok untuk guru ASN, serta insentif bagi guru honorer sebesar tiga ratus ribu rupiah per bulan, yang akan dinaikkan menjadi empat ratus ribu rupiah pada tahun 2026.
“Seluruh tunjangan dan insentif ini ditransfer langsung ke rekening guru,” ujar Bupati Bogor saat membacakan Sambutan Menteri Pendidikan RI.
Pemerintah menyadari bahwa tunjangan dan insentif yang diberikan selama ini belum sepenuhnya memenuhi harapan para guru. Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan guru di Kabupaten Bogor. Pada tahun 2026, pemerintah membuka kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi dengan beasiswa bagi 150.000 guru, serta meningkatkan tunjangan bagi guru honorer.
“Kegiatan peringatan Hari Guru Nasional 2025 dan HUT PGRI ke-80 ini menjadi momentum untuk menghargai dedikasi para guru sekaligus memperkuat semangat bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, demi masa depan anak-anak Kabupaten Bogor dan generasi bangsa yang lebih baik,” tukas Bupati Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















