
“Untuk memastikan bahwa sastra diajarkan, mungkin bisa diusulkan namanya nanti pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa usulan ini masih dalam pembahasan awal dan belum dibicarakan secara detail di internal kementerian.
Namun, ide tersebut sudah didiskusikan dengan Wakil Menteri yang tengah menyiapkan rancangan perubahan Undang-Undang Sisdiknas.
Mu’ti juga menyebut bahwa Bahasa Indonesia tetap menjadi mata pelajaran wajib, dan banyak masukan telah diterima terkait perbaikan pembelajaran bahasa di sekolah.
Dengan perubahan nama ini, pemerintah berharap pelajaran bahasa Indonesia dapat mencakup pemahaman bahasa, budaya, sekaligus apresiasi sastra bagi para siswa.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















