
BOGORTODAY.COM – Kim Kardashian kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap hasil CT scan otaknya yang menunjukkan aktivitas otak lebih rendah dari kondisi ideal.
Temuan tersebut muncul dalam salah satu episode The Kardashians, di mana bintang reality show berusia 45 tahun itu menjalani pemeriksaan bersama psikolog dan ahli kesehatan otak, Dr. Daniel Amen.
Temuan CT Scan: “Lubang-Lubang” pada Lobus Frontal
Dalam episode tersebut, Dr. Amen menunjukkan adanya area yang terlihat seperti “lubang-lubang” pada hasil scan Kim.
Menurutnya, area tersebut menandakan aktivitas rendah pada lobus frontal, bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan, fokus, pengaturan stres, hingga fungsi eksekutif lainnya.
“Bagian lobus frontal Anda, dengan cara kerjanya saat ini, membuat Anda lebih sulit mengelola stres,” ujar Dr. Amen kepada Kim.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak ideal mengingat Kim sedang belajar dan bersiap menghadapi ujian California Bar pada Juli 2025—sebuah proses yang terkenal sangat berat dan penuh tekanan.
Aneurisma Kecil: Pemicu Kekhawatiran Baru
Temuan aktivitas otak yang rendah ini terjadi setelah Kim mengetahui bahwa ia memiliki aneurisma kecil di otaknya.
Aneurisma adalah penonjolan pada titik lemah pembuluh darah di otak yang dapat menekan jaringan sekitar.
Bila pecah, kondisi ini bisa memicu pendarahan, stroke, hingga risiko fatal.
Aneurisma kecil Kim terungkap dalam episode sebelumnya. Ia kemudian menjalani serangkaian CT scan tambahan untuk memastikan kondisinya.
Stres Kronis Diduga Jadi Faktor Utama
Dr. Amen menyebut bahwa rendahnya aktivitas otak Kim kemungkinan besar dipicu oleh stres kronis.
Kim diketahui sedang menjalani tekanan tinggi, mulai dari persiapan ujian bar hingga berbagai tanggung jawab personal dan profesional.
Meski begitu, Dr. Amen menegaskan bahwa Kim tidak menunjukkan risiko tinggi Alzheimer dan justru memiliki pola pikir positif, sesuatu yang dianggapnya sebagai faktor pelindung.
Kim juga mengungkapkan bahwa ia sangat mudah mengantuk belakangan ini—a gejala yang oleh Dr. Amen dianggap sebagai indikator penurunan fungsi otak.
Respons Kim: Tidak Mau Berdiam Diri
Menanggapi penjelasan Dr. Amen, Kim menunjukkan sikap tegas dan fokus:
“Itu tidak mungkin. Aku tidak bisa menerima itu. Aku harus mulai rencana untuk mencari tahu ini semua, karena aku punya banyak hal yang harus aku lakukan musim panas ini.”
Walau diagnosis tersebut cukup mengkhawatirkan, Kim tetap berusaha optimis.
Dalam sesi pengakuannya, ia berkata sambil bercanda:
“Aku punya otak yang indah. Aku pernah dengar itu sebelumnya.”
Kim Pastikan Kondisinya Stabil
Beberapa hari setelah episode itu tayang, Kim memberikan kabar terbaru dalam wawancara di Good Morning America.
Ia menegaskan bahwa kondisinya berada dalam keadaan baik setelah menjalani CT scan tambahan.
“Semuanya baik-baik saja. Semua akan berjalan dengan baik,” kata Kim menenangkan para penggemarnya.
Kim sebelumnya mengaitkan aneurisma kecil tersebut dengan stres akibat perceraiannya dengan Kanye West.
Perjuangan Kim Menjadi Pengacara Tetap Berlanjut
Di tengah proses kesehatan ini, Kim juga mengungkap bahwa ia gagal dalam ujian California Bar yang diikutinya pada Juli lalu—melalui unggahan di Instagram Story pada awal bulan.
Meski demikian, kegagalan itu tidak mematahkan semangatnya.
Perjalanannya di dunia hukum sudah dimulai sejak enam tahun lalu, dan ia bertekad untuk terus melanjutkannya.
Temuan aktivitas otak rendah dan aneurisma kecil yang dialami Kim Kardashian menjadi perhatian baru bagi publik.
Namun, Kim menunjukkan optimismenya dan memastikan bahwa kondisinya dalam keadaan stabil.
Di tengah berbagai tantangan, ia tetap melanjutkan perjalanan akademis dan profesionalnya menuju dunia hukum, membuktikan bahwa ia tidak mudah menyerah.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















