
“Lima pilar STBM merupakan perilaku kunci yang menentukan kualitas kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Dorong Perluasan Intervensi dan Benchmarking Daerah
Kepada daerah yang meraih penghargaan, Wiyagus berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik untuk memperluas intervensi, mulai dari sanitasi, perilaku hidup bersih, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, bagi daerah yang belum mendapatkan penghargaan, ia mendorong adanya benchmarking ke daerah-daerah yang telah berhasil menerapkan program KKS dan STBM dengan baik, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia menegaskan bahwa seluruh Pemda harus memastikan indikator lingkungan sehat masuk dalam perencanaan dan penganggaran secara menyeluruh.
Empat Pesan Strategis dari Mendagri
Dalam kesempatan yang sama, Wiyagus menyampaikan empat pesan strategis dari Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yaitu:
1.Mempertahankan dan meningkatkan capaian, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
2.Memperkuat integrasi KKS dan STBM dalam pembangunan di daerah.
3.Mengoptimalkan data dan teknologi informasi, termasuk sistem informasi pemerintah dan pelaporan berbasis komunitas.
4.Menjadikan gerakan hidup bersih dan sehat sebagai budaya di setiap lapisan masyarakat.
Komitmen Bersama untuk Lingkungan Sehat
Di akhir sambutannya, Wiyagus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi agar tidak ada warga yang tertinggal dalam akses terhadap lingkungan sehat.
Menurutnya, program KKS dan STBM memiliki nilai moral yang harus dijaga.
“Kabupaten/kota sehat bukan hanya predikat, tetapi janji dan komitmen kepada rakyat,” tegasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















