Harga Emas Diprediksi Menguat di Desember 2025, Bisa Tembus Rp 2,58 Juta per Gram

Emas
Ilustrasi Emas. (Foto: Getty Images)

BOGORTODAY.COM Harga emas diperkirakan akan mengalami penguatan signifikan memasuki Desember 2025.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan bahwa sentimen global—khususnya dari Amerika Serikat—menjadi pendorong utama kenaikan harga sang logam mulia.

Menurut analisanya, harga emas berpotensi mencapai US$ 4.263 per troy ons, atau sekitar Rp 2,44 juta per gram untuk harga domestik.

Secara mingguan, peluang penguatan bahkan bisa lebih tinggi hingga ke level US$ 4.328 per troy ons atau sekitar Rp 2,58 juta per gram.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

“Kalau naik di hari Senin, kemungkinan besar di US$ 4.263 per troy ons. Kemudian logam mulianya di Rp 2,44 juta, itu resist pertama,” kata Ibrahim, Minggu (30/11/2025).

Sentimen Positif dari Amerika Serikat

Kenaikan harga emas disebut Ibrahim turut dipengaruhi oleh perkembangan politik dan ekonomi di Amerika Serikat.

Pemerintahan federal AS yang baru kembali beroperasi setelah shutdown 43 hari membuat data ekonomi yang sempat tertunda akhirnya dirilis.

Data September yang baru diumumkan—seperti inflasi dan tenaga kerja—menunjukkan hasil positif.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

Hal ini dinilai dapat mendorong Federal Reserve (The Fed) untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga, faktor yang biasanya membuat emas semakin menarik sebagai aset lindung nilai.

“Setelah pemerintahan federal libur panjang, banyak sekali data yang tidak dirilis. Kembalinya aktivitas ini memberi optimisme dan mendorong penguatan emas,” ujar Ibrahim.

Dinamika Politik AS dan Pengaruhnya terhadap Harga Emas

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================