Raja Salman Sampaikan Belasungkawa atas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar

BOGORTODAY.COM Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Duka cita tersebut disampaikan melalui sebuah telegram resmi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (1/12/2025), sebagaimana dilansir kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Dalam telegram yang disampaikan oleh Wali Dua Masjid Suci itu, Raja Salman menyatakan simpati dan solidaritasnya kepada pemerintah Indonesia, keluarga para korban, serta seluruh rakyat Indonesia.

Menurut laporan SPA, telegram tersebut berisi ungkapan belasungkawa dan doa yang tulus agar Indonesia diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah besar ini.

“Raja Salman berdoa agar Allah SWT menganugerahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada korban meninggal, memberikan kesabaran dan penghiburan bagi keluarga mereka, memberikan kesembuhan bagi korban luka, serta memulangkan para korban hilang dengan selamat kepada keluarga masing-masing,” tulis SPA.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

Ratusan Korban Jiwa dan Kerusakan Meluas

Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak 18 November 2025 telah memberikan dampak besar bagi masyarakat Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bencana tersebut dipicu oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan aliran sungai meluap, tanah labil, dan memicu rangkaian longsor di berbagai daerah.

Hingga Minggu (30/11/2025) malam, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 442 korban meninggal dunia di tiga provinsi tersebut.

Rincian korban berdasarkan wilayah:

  • Sumatera Utara (Sumut)
    • 217 meninggal dunia
    • 209 orang hilang
  • Aceh
    • 96 meninggal dunia
    • 75 orang hilang
  • Sumatera Barat (Sumbar)
    • 129 meninggal dunia
    • 118 orang hilang

Selain ratusan korban jiwa, ribuan warga mengalami luka-luka dan ratusan ribu lainnya harus mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Kerusakan Infrastruktur dan Fasilitas Publik

Musibah besar ini juga mengakibatkan kerusakan parah pada fasilitas umum dan infrastruktur di berbagai daerah. Di Aceh, kerusakan tercatat pada:

  • 132 unit perkantoran
  • 46 tempat ibadah
  • 157 unit sekolah
  • 2 pondok pesantren
  • 275 titik jalan
  • 146 titik jembatan
BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

Selain itu, jaringan listrik dan komunikasi turut terputus di sejumlah wilayah, menghambat upaya evakuasi dan distribusi bantuan kemanusiaan.

Dukungan Internasional dan Harapan Pemulihan

Ungkapan belasungkawa dari Raja Salman menambah daftar dukungan internasional bagi Indonesia.

Ucapan simpati dari Arab Saudi ini menjadi simbol solidaritas negara sahabat dalam menghadapi bencana besar yang menimpa masyarakat Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui BNPB, TNI, Polri, dan berbagai lembaga kemanusiaan terus mengintensifkan upaya pencarian korban, penyaluran bantuan, serta pemulihan wilayah terdampak.

Harapannya, dukungan dari berbagai pihak—baik dalam maupun luar negeri—dapat membantu percepatan proses pemulihan dan meringankan beban para korban serta keluarga yang terdampak bencana.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================