
Upaya lain yang dilakukan Luthfi adalah membagikan kondisi rumahnya melalui media sosial. Dari unggahan itu, beberapa pihak pemerintah menghubunginya. Namun, menurut Luthfi, komunikasi yang terjalin belum memberikan titik terang.
“Pemerintah hanya WA, minta nomor KK. Setelah itu hilang. Terakhir melalu kanal pengaduan,” tuturnya.
Di tengah ketidakpastian itu, Luthfi berharap ada perhatian lebih bagi masyarakat kurang mampu, terutama penyandang disabilitas. Baginya, proses pengajuan bantuan seharusnya bisa lebih mudah diakses.
“Coba lebih fokus ke masyarakat yang tidak mampu, terutama kami para disabilitas,” katanya.
Di rumah sederhana yang berdiri di tepi kampung itu, Luthfi tetap berusaha menjalani hari-harinya dengan harapan bahwa suatu hari keluhannya tak lagi tenggelam oleh suara hujan.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















