Tren Bawa Tumbler Makin Populer: Antara Gaya Hidup Sehat, Hemat, dan Lucu

Tumbler
Tren Bawa Tumbler Makin Populer: Antara Gaya Hidup Sehat, Hemat, dan Lucu. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Kebiasaan membawa tumbler kini semakin mudah ditemui di berbagai tempat—mulai dari transportasi umum, kampus, ruang kerja, hingga pusat perbelanjaan.

sebagian orang, tumbler bukan sekadar wadah minuman, tetapi juga representasi gaya hidup yang lebih sehat, lebih hemat, dan tentu saja lebih ramah lingkungan.

Namun, tren ini juga berkembang menjadi gaya hidup di kalangan anak muda.

Banyak yang awalnya membeli karena kebutuhan, tetapi akhirnya ikut mengoleksi karena desainnya yang menarik.

Teknologi Tumbler: Menjaga Suhu hingga 48 Jam

Secara fungsi, tumbler merupakan bentuk lain dari insulated water bottle. Tidak seperti botol minum plastik biasa, tumbler dilengkapi teknologi vacuum insulated double-wall atau bahkan triple-wall insulation.

Teknologi ini memungkinkan tumbler mempertahankan suhu minuman—baik panas maupun dingin—selama 12 hingga 48 jam, menjadikannya pilihan ideal untuk menemani mobilitas sehari-hari.

Tumbler Bikin Hidup Lebih Praktis

Diah (27): Hemat dan Serbaguna

Bagi Diah, karyawan swasta, tumbler mempermudah aktivitas hariannya. Ia memiliki sekitar enam tumbler dengan ukuran berbeda, mulai dari 500 ml untuk kopi hingga 1,5 liter untuk air putih.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

“Awalnya biar nggak ribet cari minimarket buat beli air putih. Sekarang banyak dispenser di stasiun, jadi lebih hemat,” ujarnya.

Meski mengaku bukan kolektor, Diah sering tergoda membeli tumbler baru karena desainnya yang lucu. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 100 ribuan hingga Rp 500 ribuan.

Hendra (35): Fungsional untuk Kebutuhan Harian

Berbeda dengan Diah, Hendra menggunakan tumbler secara lebih fungsional. Ia hampir setiap hari membawa dua tumbler sekaligus—satu untuk kopi, satu untuk air putih.

Ukuran favoritnya adalah 750 ml dan 500 ml. Di kantor, tumbler 750 ml biasanya ia isi hingga tiga kali untuk menjaga kebutuhan cairan hariannya.

Anak-anaknya pun sudah terbiasa membawa tumbler ke sekolah atau saat bermain. “Yang 750 ml biasanya gue isi tiga kali di kantor. Lumayan bantu jaga kebutuhan air minum harian,” katanya.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Alfi (20): Penyelamat Buat yang Rentan Darah Rendah

Alfi, mahasiswi tingkat akhir, punya alasan berbeda. Kondisi darah rendah membuatnya cepat haus dan mudah lelah.

Karena itu, ia selalu membawa tumbler berukuran 300–500 ml berbahan stainless steel yang bisa menjaga air tetap dingin lebih lama.

“Pernah nonton konser terus dehidrasi parah. Untung bawa tumbler, jadi nggak jadi pingsan,” katanya sambil tertawa.

Lebih dari Sekadar Tren

Fenomena meningkatnya penggunaan tumbler menunjukkan bahwa masyarakat makin peduli pada kesehatan, efisiensi, dan lingkungan.

Mulai dari mengurangi pembelian air kemasan, menjaga asupan cairan, hingga menyimpan minuman favorit sepanjang hari—tumbler kini menjadi teman setia dalam setiap aktivitas.

Dan bagi sebagian orang, bentuknya yang lucu dan beragam warna cerah membuat tumbler punya nilai emosional tersendiri.

Fungsional, fashionable, sekaligus eco-friendly—tak heran tumbler terus jadi bagian dari gaya hidup masa kini.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================