
Selain meminta masyarakat tetap waspada, Mualem menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, relawan, serta aparat untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan darurat.
Salurkan 30 Ton Bantuan Sembako untuk Aceh Tamiang
Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang—salah satu daerah yang paling terpukul—Mualem menyalurkan 30 ton bantuan sembako. Bantuan ini merupakan sumbangan warga Medan, Sumatera Utara, sebagai bentuk solidaritas untuk masyarakat Aceh.
Paket sembako tersebut berisi:
•Air mineral
•Beras
•Mi instan
•Biskuit
•Telur
•Obat-obatan dasar
Namun, menurut Mualem, kebutuhan air bersih dan gas elpiji masih menjadi kendala utama di lapangan.
“Alhamdulillah, hari ini kita penuhi kebutuhan sembako. Kita masih kewalahan soal air bersih dan tabung elpiji. Dalam beberapa hari ke depan akan menyusul dan kita benahi lokasi-lokasi yang terdampak,” jelasnya.
Upaya Lanjutan Pemerintah: Fokus pada Air Bersih dan Pemulihan Lokasi
Pemerintah Aceh berencana menambah pasokan air bersih serta kebutuhan logistik lainnya beberapa hari ke depan. Selain itu, pembenahan lokasi-lokasi terdampak akan menjadi prioritas untuk memudahkan akses bantuan dan mempercepat pemulihan.
Bencana banjir dan longsor kali ini menandai salah satu kejadian paling serius dalam beberapa tahun terakhir di Aceh, sehingga kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan.
Semoga masyarakat Aceh diberikan kekuatan untuk melalui masa sulit ini dan situasi segera kembali normal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















