Kenapa Tumit Bisa Terasa Sakit? Kenali Penyebab dan Kapan Harus Waspada

Tumit
Ilustrasi Nyeri Tumit. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Nyeri tumit adalah keluhan yang cukup umum dialami banyak orang. Tumit sebagai penopang utama tubuh menanggung beban besar setiap kali kita berdiri, berjalan, hingga berlari. Itu sebabnya, tumit sesekali terasa nyeri merupakan hal yang wajar.

Namun berbeda cerita jika nyeri terjadi berulang, disertai pembengkakan, muncul benjolan, atau menimbulkan rasa sakit berlebihan hingga mengganggu aktivitas. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah pada jaringan, tulang, maupun otot di area tumit sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

Apa Saja Penyebab Tumit Terasa Sakit?

Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan nyeri pada tumit, mulai dari cedera ringan hingga kondisi medis yang lebih serius. Berikut penjelasannya:

  1. Cedera

Cedera menjadi penyebab paling umum, terutama akibat aktivitas yang memberi tekanan berlebihan pada tumit seperti menginjak benda keras, berdiri terlalu lama, berlari, melompat, atau terjatuh.

Meski tidak terlihat perubahan warna pada kulit, rasa nyeri muncul ketika tumit digunakan berjalan maupun saat beristirahat.

  1. Keseleo

Keseleo terjadi saat ligamen — jaringan yang menghubungkan tulang pada sendi — mengalami peregangan berlebihan atau robek.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Kondisi ini sering terjadi akibat terpeleset, gerakan tiba-tiba, atau olahraga intens yang membebani sendi tumit.

  1. Deformitas Haglund

Deformitas Haglund atau dikenal dengan istilah “pump bump” adalah pembesaran tulang di bagian belakang tumit.

Kondisi ini sering dialami orang yang terbiasa menggunakan sepatu hak tinggi atau sepatu dengan bagian belakang keras.

Gejalanya meliputi: kemerahan, peradangan, pembengkakan, serta nyeri pada tumit belakang. Menggunakan sepatu bertumit empuk dapat membantu mencegahnya.

  1. Bursitis Tumit

Bursitis terjadi ketika bursa, kantung berisi cairan yang mengurangi gesekan antar jaringan, mengalami peradangan.

Tekanan berulang pada tumit dapat mengiritasi bursa sehingga timbul nyeri dan pembengkakan.

  1. Fraktur Tumit

Fraktur atau retak pada tulang tumit terjadi karena trauma signifikan, seperti jatuh dari ketinggian atau kecelakaan.

Aktivitas berlebihan dengan membawa beban berat juga berisiko menyebabkan cedera ini meski tanpa pukulan keras.

  1. Plantar Fasciitis

Plantar fasciitis merupakan peradangan pada plantar fascia—jaringan tebal yang menghubungkan tumit ke jari kaki.

Kondisi ini dipicu tekanan berulang pada lengkungan kaki dalam jangka panjang, ditandai rasa nyeri tajam atau kaku yang terasa lebih berat saat bangun tidur atau setelah lama duduk.

  1. Tendinitis Achilles
BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada tendon Achilles—tendon besar yang menghubungkan otot betis ke tulang tumit.

Nyeri biasanya terasa di bagian belakang tumit, terutama saat beraktivitas fisik.
Istirahat dapat membantu, namun jika nyeri semakin memburuk, pemeriksaan medis diperlukan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Nyeri tumit perlu diwaspadai jika:

  • Terjadi terus-menerus dan tidak membaik setelah istirahat
  • Disertai benjolan, kemerahan, atau pembengkakan
  • Mengganggu aktivitas sehari-hari atau menyebabkan sulit berjalan
  • Nyeri terasa tajam setelah cedera berat

Penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut.

Tumit berperan vital dalam aktivitas kita sehari-hari. Nyeri sesekali mungkin tidak masalah, namun keluhan yang berlangsung lama tidak boleh diabaikan.

Mengurangi aktivitas berat, memilih alas kaki yang sesuai, serta memperhatikan postur dapat membantu menurunkan risiko cedera tumit.

Jika rasa sakit makin parah atau muncul tanda-tanda lain yang mengkhawatirkan, jangan tunda untuk memeriksakannya ke tenaga kesehatan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================