
BOGORTODAY.COM – Tren makanan kreatif terus bermunculan di media sosial, dan salah satu yang menarik perhatian warganet belakangan ini adalah candied salmon.
Makanan berbahan ikan salmon yang dibuat dengan proses pengawetan, pengasapan, dan pelapisan gula atau sirup ini populer karena rasanya yang manis-gurih serta tampilannya yang mengilap.
Tutorial membuat candied salmon banyak beredar di TikTok, Instagram, hingga YouTube. Banyak orang tertarik mencoba membuatnya sendiri di rumah maupun memesannya di restoran.
Namun di balik tampilan menggoda itu, ada sejumlah risiko kesehatan jika proses pengolahan tidak dilakukan dengan benar.
Salmon memang dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi dan kaya omega-3, tetapi proses pengawetan dan pengasapan justru dapat memunculkan bakteri atau senyawa berbahaya jika tidak sesuai standar.
- Apa Itu Candied Salmon?
Candied salmon merupakan salmon yang diolah melalui proses pengasinan atau curing, lalu pengasapan, dan terakhir diglasir menggunakan gula atau sirup maple. Kombinasi rasa asin, manis, dan gurih membuatnya digemari.
Meski terlihat sederhana, banyak tutorial yang beredar tidak mengikuti standar pengolahan pangan. Hal inilah yang membuat ahli keamanan pangan mengingatkan adanya risiko jika salmon tidak diolah sesuai prosedur higienis.
- Risiko Paparan Bakteri dan Mikroorganisme
Candied salmon termasuk dalam kategori ikan asap yang tidak melalui proses pemasakan sempurna, sehingga lebih rentan terkontaminasi bakteri, terutama Listeria monocytogenes.
Infeksi bakteri ini dapat menimbulkan penyakit bernama Listeriosis. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga gangguan pencernaan. Dalam kasus berat, infeksi dapat menyebar ke otak atau aliran darah, bahkan berpotensi menyebabkan sepsis atau kematian.
Risiko semakin tinggi jika proses pengasapan dilakukan pada suhu rendah atau dilakukan dalam kondisi peralatan yang tidak steril.
- Senyawa Berbahaya Akibat Proses Pengasapan
Selain bakteri, proses pengasapan yang tidak tepat dapat menghasilkan senyawa yang berpotensi karsinogenik, seperti:
- Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH)
- Nitrosamin
- Amina heterosiklik
- Kontaminan logam berat (arsenik, kadmium)
Senyawa tersebut dapat meningkatkan risiko kesehatan jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang dan tanpa pengawasan.
- Tips Aman Mengonsumsi Candied Salmon
Jika ingin tetap mencoba tren candied salmon, berikut tips yang dapat membantu mengurangi risiko:
✔ Pastikan salmon diproses melalui curing dan hot smoking atau pemanggangan pada suhu yang aman.
✔ Pilih produk dari produsen yang terpercaya dan memiliki standar keamanan pangan.
✔ Jika membuat di rumah, pastikan peralatan bersih dan salmon dimasak sempurna atau setidaknya dipanaskan sebelum disajikan.
✔ Simpan pada suhu sekitar 5°C dan konsumsi sesuai petunjuk label.
Kelompok yang sebaiknya menghindari konsumsi salmon mentah atau asap tanpa pemasakan matang, meliputi:
- Ibu hamil
- Anak-anak
- Lansia
- Penderita diabetes
- Pengidap penyakit hati
- Orang dengan sistem imun lemah
Viralnya tren makanan memang menarik diikuti, namun selalu penting bagi konsumen memahami risiko di baliknya. Candied salmon boleh dinikmati, tetapi harus diolah dengan aman agar tidak memicu gangguan kesehatan dalam jangka pendek maupun panjang.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















