BOGORTODAY.COM – EIGER Adventure Land bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), akademisi, pakar lingkungan, serta berbagai pemangku kepentingan menggelar penanaman pohon di lereng Gunung Pangrango, pada Minggu (7/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Mengusung tema “Pulihkan Bersama, Tumbuhkan Harapan,” penanaman ini merupakan rangkaian lanjutan dari upaya restorasi yang telah konsisten dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.
Sebanyak 350 pohon endemik ditanam sebagai bagian dari tahap pemulihan vegetasi hulu yang sudah dimulai sejak 2021. Hingga saat ini, EIGER Adventure Land telah menanam lebih dari 118.000 pohon tegakan serta lebih dari 8 juta tanaman semak dan penutup tanah guna memperkuat struktur tanah, meningkatkan kapasitas resapan air, dan menurunkan laju run-off. Upaya tersebut dilengkapi pembangunan 5 kolam retensi, 205 sumur resapan, serta pendataan keanekaragaman hayati bersama para pakar.
Kegiatan ini juga melanjutkan kolaborasi sebelumnya, termasuk refleksi Sumpah Pemuda bersama KLH/BPLH, serta aksi penanaman pohon bersama Kemenko PMK dan BNPB. Seluruh rangkaian diarahkan pada tujuan utama: memulihkan kawasan hulu Puncak secara ilmiah, terukur, dan berkelanjutan.
Chairman PT Eigerindo Multi Produk Industri, Ronny Lukito, menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga kelestarian alam. “Melalui kolaborasi EIGER Adventure Land, KLH, para pakar, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya mengelola laju run-off dengan penanaman yang tepat dan masif. Penanaman pohon tegakan dan penutup tanah merupakan komitmen jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan hulu. Biarkan alam ini tetap lestari,” ujarnya.
Dari aspek rekayasa lingkungan, pendekatan ilmiah menjadi dasar restorasi. Yuli Suharnoto, Staf Pengajar Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, menjelaskan pentingnya prinsip “the right tree, in the right place, for the right purpose.”
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















