Remaja Autis Meninggal Tenggelam di Saluran Irigasi Ciseeng

remaja autis
Warga mengevakuasi jenazah remaja berinisial AH (16) yang ditemukan meninggal di saluran irigasi Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Rabu (10/12/2025). Korban yang merupakan penyandang autisme diduga meninggal akibat tenggelam saat bermain di lokasi tersebut. Foto : Ist.

BOGORTODAY.COM – Seorang remaja autis berinisial AH (16) ditemukan meninggal di saluran irigasi Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Korban diduga meninggal akibat tenggelam.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah membenarkan adanya penemuan jenazah remaja tersebut. Korban ditemukan dalam posisi telungkup di aliran irigasi.

“Meninggal dunia diduga akibat tenggelam di aliran irigasi,” kata Maman saat dikonfirmasi Kompas, Rabu.

Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat autisme. AH juga diketahui sering bermain di saluran irigasi tersebut.

BACA JUGA :  Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan di HJB ke-544, Jajaran RSUD R. Moh. Noh Nur Hadiri Upacara di Malasari

“Berdasarkan keterangan saksi serta keluarga, korban diketahui memiliki riwayat autisme serta sering bermain di saluran irigasi tersebut,” ujar Maman.

Jasad AH pertama kali ditemukan oleh sejumlah temannya yang hendak memancing di lokasi tersebut. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan otopsi.

BACA JUGA :  SpongeBob SquarePants Hadir dengan Musim Ke-17, Petualangan di Bikini Bottom Berlanjut pada 2026

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi,” ungkap Maman.

Menyikapi kejadian ini, Maman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area yang berpotensi bahaya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area saluran air atau lokasi rawan lainnya,” tutupnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================