BOGORTODAYCOM – Mencuci pakaian dengan mesin cuci memang membuat pekerjaan rumah jauh lebih praktis.
Proses mencuci yang dulu memakan banyak tenaga kini bisa selesai hanya dengan menekan beberapa tombol.
Namun, kemudahan ini sering membuat orang kurang teliti, sehingga pakaian justru cepat rusak, kusam, atau tidak bersih maksimal.
Agar pakaian tetap awet dan mesin cuci tidak mudah bermasalah, penting untuk memahami kebiasaan buruk yang sering dilakukan tanpa disadari.
Dikutip dari Good Housekeeping, berikut lima kebiasaan mencuci yang sebaiknya dihindari.
- Tidak Mengecek Kantong Pakaian
Sebelum memasukkan pakaian ke mesin cuci, pastikan untuk selalu memeriksa kantong celana, kemeja, atau jaket.
Benda kecil seperti uang koin, kertas, peniti, hingga korek api bisa merusak pakaian atau bahkan mengganggu kinerja mesin cuci.
Barang-barang tersebut dapat menyangkut di tabung, selang, ataupun filter sehingga menyebabkan mesin tidak bekerja optimal. Bahkan, beberapa kasus membuat mesin cuci rusak total.
- Membiarkan Pakaian Basah Terlalu Lama
Setelah proses pencucian selesai, sebagian orang kerap mengabaikan pakaian basah di dalam mesin cuci selama berjam-jam.
Kebiasaan ini membuat pakaian berbau apak, lembap, bahkan bisa memicu pertumbuhan jamur.
Alhasil, pakaian perlu dicuci ulang agar baunya hilang—membuang waktu, detergen, dan tenaga.
- Menggunakan Detergen Terlalu Banyak
Banyak yang mengira semakin banyak detergen, pakaian akan semakin bersih. Faktanya, penggunaan detergen berlebihan justru meninggalkan residu busa pada serat pakaian.
Selain membuat pakaian terasa kasar dan kusam, sisa detergen yang tidak larut sepenuhnya bisa memicu iritasi kulit.
Mesin cuci pun bekerja lebih berat karena harus membilas busa lebih banyak dari biasanya.
- Tidak Menggunakan Kantong Jaring untuk Pakaian Halus
Pakaian berbahan tipis atau rentan robek, seperti pakaian dalam, kaus kaki, atau busana berbahan satin, sebaiknya dicuci menggunakan kantong jaring.
Tanpa kantong jaring, gesekan kuat di dalam mesin cuci dapat merusak tekstur kain, menyebabkan serat longgar, bahkan membuat pakaian sobek. Kantong jaring membantu melindungi pakaian sekaligus menjaga bentuknya tetap bagus.
- Tidak Menutup Ritsleting Sebelum Dicuci
Ritsleting celana atau jaket yang dibiarkan terbuka bisa tersangkut pada pakaian lain, membuat kain tertarik dan sobek.
Selain itu, ritsleting yang terus bergesekan dengan tabung mesin cuci juga berpotensi merusak gigi ritsleting itu sendiri. Kebiasaan sederhana namun sering terlupakan—selalu tutup ritsleting sebelum mencuci.
Menjaga Pakaian, Hemat Tenaga dan Biaya
Itulah lima kebiasaan mencuci yang dapat membuat pakaian cepat rusak. Meski terlihat sepele, kebiasaan-kebiasaan tersebut berdampak cukup besar pada keawetan pakaian dan performa mesin cuci.
Mulai sekarang, luangkan waktu satu hingga dua menit untuk pengecekan sederhana sebelum mencuci. Pakaian tetap awet, lebih bersih, dan mesin cuci pun bekerja lebih optimal. Semoga bermanfaat!
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















