Benarkah Petai Bisa Merusak Ginjal? Ini Penjelasan Dokter

Petai
Benarkah Petai Bisa Merusak Ginjal? Ini Penjelasan Dokter. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Petai atau Pakia speciosa merupakan tanaman khas Asia Tenggara yang sangat populer karena aroma dan rasanya yang kuat. Petai kerap dijadikan campuran dalam berbagai masakan, bahkan dimakan sebagai lalapan.

Di balik aromanya yang khas, petai mengandung berbagai nutrisi bermanfaat seperti vitamin, mineral, polifenol, fitosterol, serta flavonoid yang baik bagi kesehatan tubuh.

Namun, di balik manfaat tersebut muncul pertanyaan: benarkah petai dapat merusak ginjal jika dikonsumsi berlebihan?

BACA JUGA :  10 Makanan Protein Rendah Lemak untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Massa Otot

Petai Bisa Mengganggu Ginjal jika Dikonsumsi Berlebihan

Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania, menegaskan bahwa konsumsi petai sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.

Bila dimakan setiap hari dalam jumlah banyak dan berlangsung dalam jangka panjang, petai dapat mengganggu kesehatan ginjal.

“Bisa picu kerusakan ginjal kalau makan petai setiap hari dan berlebihan. Kalau hanya sekali-kali berlebihan, misalnya di satu hari, itu paling efeknya hanya kembung, banyak gasnya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Menurut dr Inggrid, kondisi ini sebenarnya sangat jarang terjadi karena tidak banyak orang yang mampu mengonsumsi petai dalam jumlah besar setiap hari. Namun, kewaspadaan tetap perlu diperhatikan.

Ia menyebutkan bahwa batas aman konsumsi petai maksimal tiga sendok makan penuh per hari. Konsumsi melebihi jumlah tersebut secara terus-menerus dapat memberikan beban tambahan pada ginjal.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================