
Enam desa wisata yang menjadi tujuan school trip antara lain:
- Tugu Utara
- Tugu Selatan
- Pasir Eurih
- Cimande (dengan tradisi bela diri yang mendunia)
- Gunung Malang
- Serta beberapa desa wisata potensial lainnya.
Rudy menekankan bahwa desa-desa tersebut tidak hanya memiliki pesona alam, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
“Ada desa wisata adat, budaya tak benda, hingga tradisi yang sudah mendunia seperti Cimande. Anak-anak kita harus tahu bahwa Kabupaten Bogor punya warisan besar yang harus dilestarikan bersama,” tegasnya.
Tidak hanya melepas rombongan school trip, Bupati Rudy juga mengumumkan bahwa Pemkab Bogor sedang mempersiapkan destinasi wisata edukatif baru. Destinasi ini rencananya akan diluncurkan dalam 2-3 minggu ke depan.
Lokasinya berada tidak jauh dari kawasan Pakansari, menyusuri jalur dari BPBD menuju Situ Kabantenan hingga Setu Cikaret. Konsepnya adalah wisata edukasi lingkungan, yang mengajak pelajar belajar langsung tentang pentingnya menjaga kelestarian sungai, danau, serta ekosistem air lainnya.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Melalui wisata edukatif ini, anak-anak diajak memahami pentingnya merawat alam, termasuk upaya pengendalian banjir,” jelas Rudy.
Program school trip ini diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan sektor pariwisata. Dengan memanfaatkan potensi desa wisata lokal, Kabupaten Bogor ingin menghadirkan konsep wisata ramah pelajar yang kaya pengetahuan, pengalaman, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan lingkungan.
Upaya ini juga menjadi strategi jangka panjang untuk menumbuhkan generasi muda yang peduli, kreatif, serta bangga terhadap identitas dan kekayaan daerahnya sendiri.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : BogorUpdate.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















