
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menetapkan status siaga bencana hingga tahun 2026 mendatang. Keputusan ini diambil setelah wilayah Bumi Tegar Beriman diguyur cuaca ekstrem yang diprediksi terus berlangsung hingga Januari 2026.
Langkah antisipatif ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, usai memimpin rapat penanggulangan bencana di Cibinong, Rabu (10/12/2025).
“Kami menetapkan status siaga bencana sampai dengan tahun depan sesuai imbauan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Rudy kepada wartawan.
Untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan, Pemkab Bogor telah berkoordinasi dengan Polres Bogor guna membentuk tim khusus di berbagai wilayah yang dianggap rawan.
“Kami membuat zonasi Tim Reaksi Cepat untuk penanggulangan bencana di wilayah selatan, barat, dan timur. Kami pastikan tim stand by di beberapa titik tersebut,” jelas Rudy.
Pembentukan zona penanganan ini diharapkan mempercepat respon serta meminimalisasi risiko korban apabila terjadi bencana seperti banjir, longsor, maupun angin kencang.
Rudy menegaskan bahwa pemerintah juga akan mengoptimalkan kembali Desa Tanggap Bencana (Destana) sebagai garda terdepan penanganan bencana berbasis masyarakat.
“Gerakan Destana akan kita massifkan kembali. Kami juga menyiapkan berbagai peralatan, termasuk perahu karet yang jumlahnya masih terbatas,” tuturnya.
Penguatan peralatan serta pelatihan ulang masyarakat desa dinilai penting untuk memastikan kesiapan warga saat menghadapi bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bogor masih akan terus terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
“Cuaca ekstrem sampai bulan Januari menurut BMKG. Semoga kita bisa melewati ini dengan baik,” ujarnya.
Dengan penetapan status siaga bencana serta penguatan koordinasi lintas sektor, Pemkab Bogor berharap mampu menjaga keselamatan warga sekaligus meminimalkan potensi kerugian akibat bencana.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : BogorUpdate.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















