
Sebagai bentuk kekecewaan, Hendra dan sejumlah warga yang rumahnya nempel dengan pembangunan itu, melayangkan penolakan secara tertulis kepada isntansi pemerintah terkait.

Saya sudah membuat surat penolakan pembangunan secara tertulis yang ditunjukan kepada, Kepala Desa Curug, Camat Gunung Sindur, DPKPP, DPMPTSP dan bahkan Diskominfo Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor turun tangan masalah tersebut, mengingat ada nyawa yang terancam jika Pembangunan tower itu terus dilanjutkan.
“Yang akan merasakan secara langsung dampak negatifnya itu kami yang rumahnya nempel dengan pembangunan tower. Untuk itu, kami minta Pemkab Bogor membatalkan izin bangunan dan tower tersebut,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Desa Curug, H. Edi Mulyadi saat dimintai keterangan terkait protes warga soal pembangunan tower, melalui telephon genggamnya mengatakan, bahwa dirinya tengah mengikuti serangkaian kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.
“Ya nanti kita ngobrol biar lebih jelas ya kang ..sya maaf Masi ada acara … insyaallah nanti Senin kita ktemu ya ut hal yg lebih jelas nya…nuhun SDH mengkonfirmasi,” ujar Edi mengutif dari pesan WhatsApp nya. ***
Editor : Iman Rahman Hakim
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















