
Rendy juga mengakui bahwa persaingan di SEA Games 2025 tidak mudah, terutama saat harus menghadapi atlet tuan rumah yang sudah sangat mengenal karakter lintasan.
“Karena tuan rumah pasti sudah hapal dengan trek, kontur tanah, dan cuaca di sana. Setiap hari mereka latihan di sana, pastinya sangat menegangkan. Tapi alhamdulillah di hari pertama masih bisa fight di posisi perak, dan di hari kedua alhamdulillah dikasih rezeki medali emas. Sangat bersyukur sekali,” tutur Rendy.
Sementara itu, Mohammad Irhamni mewakili Ketua Umum ICF Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa bangga atas prestasi para atlet balap sepeda Indonesia di SEA Games 2025.
“Atas nama pimpinan federasi sepeda Indonesia, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ofisial dan pelatih yang telah mendampingi atlet selama bertanding. Tanpa bimbingan mereka, atlet tidak akan tampil maksimal,” ujar Irhamni.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.
“Kepada atlet, kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras kalian sehingga meraih prestasi tertinggi medali emas dan perak. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia di kancah internasional,” katanya.
Irhamni menegaskan bahwa penyambutan di bandara ini merupakan bentuk penghargaan langsung dari federasi kepada para atlet.
“Oleh sebab itu, kami diperintahkan langsung oleh pimpinan federasi untuk menjemput para atlet di bandara,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Irhamni juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet Indonesia yang masih bertanding.
“Kami masih memiliki nomor yang dipertandingkan hari ini. Mari kita berdoa agar hasilnya maksimal, dan kepada tim lainnya agar terus berjuang keras demi prestasi tertinggi di SEA Games ke-33 Thailand,” pungkasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















