Kasus Kanker Usus Besar Meningkat di Usia Muda, Ini Makanan yang Bisa Jadi Pemicunya

Studi dari Cleveland Clinic menemukan bahwa metabolit—zat yang dihasilkan tubuh saat memecah makanan—dari jenis daging ini dapat memicu perubahan pada mikrobioma usus.

Pada kelompok usia muda, konsumsi daging merah dan olahannya dikaitkan dengan kadar metabolit berbahaya yang lebih tinggi di usus. Perubahan mikrobioma akibat pola makan tinggi daging olahan juga diduga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kanker usus besar.

  1. Minuman manis dan tinggi gula

Minuman manis bergula menjadi faktor risiko lain yang berkaitan dengan kanker usus besar yang muncul lebih dini. Penelitian Cleveland Clinic mengidentifikasi konsumsi minuman manis sebagai salah satu pemicu utama.

Selain itu, jurnal Gut yang menganalisis data sekitar 96.000 perempuan menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi dua atau lebih minuman manis per hari memiliki risiko dua kali lipat terkena kanker usus besar di usia muda, dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari dua minuman per hari. Setiap tambahan satu minuman manis per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko sekitar 16 persen.

  1. Makanan ultra-olahan (ultra processed food/UPF)
BACA JUGA :  Studi Ungkap Diet Intermittent Tak Hanya Turunkan Berat Badan, tetapi Juga Mempengaruhi Fungsi Otak

Studi pada 2023 menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-olahan dapat meningkatkan risiko munculnya prekursor kanker usus besar, seperti polip, tumor, dan lesi.

Beberapa contoh makanan ultra-olahan antara lain:

  • daging olahan,
  • minuman manis,
  • sereal sarapan instan,
  • makanan beku siap saji,
  • keripik,
  • permen.

Makanan jenis ini umumnya tinggi gula, garam, dan lemak tidak sehat, serta rendah serat dan nutrisi penting.

  1. Alkohol

Konsumsi alkohol juga terbukti berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker usus besar di usia muda. Studi tahun 2023 menunjukkan bahwa semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin tinggi risikonya.

BACA JUGA :  Tidak Suka Kopi? Ini 6 Minuman Pagi yang Bisa Membantu Menjaga Fokus Sepanjang Hari

Dibandingkan dengan orang yang tidak minum alkohol, konsumsi:

  • 1–2 minuman per minggu meningkatkan risiko sekitar 7 persen,
  • 3–4 minuman per minggu meningkatkan risiko 14 persen,
  • lebih dari lima minuman per minggu meningkatkan risiko hingga 27 persen.

Makanan yang Bisa Membantu Mengurangi Risiko

Sebaliknya, pola makan sehat yang kaya nutrisi dan minim pengolahan dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar. Beberapa jenis makanan yang dikaitkan dengan penurunan risiko antara lain:

  • biji-bijian utuh,
  • kacang-kacangan,
  • yoghurt,
  • minyak zaitun extra virgin.

Mengurangi konsumsi makanan berisiko dan beralih ke pola makan seimbang sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan usus dan menekan risiko kanker usus besar, terutama di usia muda.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================