
Dilansir dari laman Very Well Health, ubi ungu merupakan sumber karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Namun, nilai indeks glikemiknya dapat berbeda-beda tergantung pada cara pengolahannya, sehingga dampaknya terhadap gula darah tidak selalu sama.
Ubi ungu yang direbus atau dikukus cenderung memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan ubi yang dipanggang atau digoreng, yang justru dapat meningkatkan IG. Mengukus ubi tanpa mengupas kulitnya dapat membantu mempertahankan kandungan serat, sementara penambahan lemak sehat seperti minyak zaitun dapat memperlambat lonjakan gula darah.
Menurut American Diabetes Association, porsi makanan berkarbohidrat seperti ubi sebaiknya tidak lebih dari seperempat bagian piring, atau sekitar setengah cangkir ubi matang dalam sekali makan.
Selain karbohidrat, ubi ungu juga mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B6, serat, magnesium, dan zinc yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Cara Mengolah Ubi Ungu agar Aman untuk Diabetes
Metode pengolahan sangat berpengaruh terhadap respons gula darah. Cara memasak ubi ungu yang paling direkomendasikan untuk penderita diabetes adalah dengan merebus atau mengukusnya. Sebaliknya, ubi yang digoreng atau dipanggang sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan indeks glikemik dan kadar lemak.
Selain itu, menambahkan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun atau mengonsumsinya bersama lauk berprotein dapat membantu memperlambat kenaikan gula darah.
Dengan pengolahan dan porsi yang tepat, ubi ungu dapat menjadi pilihan makanan sehat yang aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















