BPOM Ingatkan Pedagang Hampers Natal–Tahun Baru Tak Jual Produk Mendekati Kedaluwarsa

BOGORTODAY.COM – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, mengingatkan para pedagang hampers atau parcel perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar tidak menjual produk pangan yang melanggar ketentuan, khususnya barang yang sudah mendekati tanggal kedaluwarsa.

Taruna menegaskan, praktik tersebut sangat berisiko karena dikhawatirkan produk yang dikemas dalam hampers bisa kedaluwarsa saat sampai ke tangan konsumen, sehingga tidak lagi aman untuk dikonsumsi.

“Kalau misalnya bagi pelaku usaha parcel, kita meminta jangan karena kebutuhan meningkat, para pemasok ini dia jual walaupun sudah mau masuk kedaluwarsa. Karena kan bahaya sekali, sampai ke penerima nanti kasihan sudah kedaluwarsa barangnya kan itu rusak,” kata Taruna saat ditemui awak media di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025).

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Selain persoalan kedaluwarsa, Taruna juga mengingatkan para pelaku usaha hampers untuk hanya menyediakan produk pangan yang telah memiliki nomor izin edar resmi. Menurutnya, keberadaan nomor izin edar sangat penting sebagai jaminan kualitas, keamanan, dan kelayakan produk untuk dikonsumsi masyarakat.

Ia mewanti-wanti agar pedagang tidak tergiur mengejar keuntungan besar dengan mengabaikan aturan yang berlaku, terlebih di momen perayaan saat permintaan hampers meningkat tajam.

“Jadi itu himbauan untuk parcel nantinya. Supaya jangan tergiur karena mau dapat untung banyak, akhirnya cuci gudang terus ini dilakukan jualan besar-besaran. Kan kasihan orang yang akan menerima. Yang jelas pemerintah akan bertindak kalau itu dilakukan,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, BPOM saat ini juga tengah melakukan intensifikasi pengawasan produk pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Pengawasan tersebut dilakukan melalui unit pelaksana teknis BPOM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA :  Kabar Gembira, Perumda Tirta Pakuan Gelar Promo Pasang Baru Murah Meriah di Momentum HJB

Langkah ini diharapkan dapat memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan dan mutu, sehingga masyarakat dapat merayakan Nataru dengan lebih tenang.

Taruna pun mengimbau masyarakat untuk lebih cermat saat menerima atau membeli parcel makanan. Ia mengingatkan agar tidak mudah tergiur promosi yang tidak jelas dan selalu menerapkan prinsip CEK KLIK.

“Masyarakat yang akan menerima parcel atau akan menggunakan makanan ini harus hati-hati. Jangan tergiur oleh macam-macam promosi yang tidak jelas. Kita imbau supaya CEK KLIK itu, cek kemasan, cek izin edar, kemudian cek label dan cek kedaluwarsa,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================