Jejak Pesan Singkat di Balik Peristiwa Tragis

BOGORTODAY.COMPesan singkat pada Kamis ((19/12/2024) dini hari itu menjadi komunikasi terakhir antara T (16) dan kekasihnya, EBP (28). Tak ada yang menyangka, niat remaja perempuan tersebut untuk mengakhiri hubungan justru berujung tragis yang ia saksikan sendiri beberapa jam kemudian.

Kamis (19/12/2024) sekitar pukul 16.00 WIB, T menemukan EBP dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya. Jasad EBP ditemukan tergantung di dekat pintu kamar mandi rumah korban.

Kepada petugas, T menuturkan, komunikasi terakhir mereka terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ia menelepon EBP untuk membangunkannya agar melaksanakan salat subuh.

“Jam tiga subuh saya telepon untuk membangunkan salat subuh. Setelah salat, saya ingin mengakhiri hubungan,” kata T.

BACA JUGA :  Tio Pakusadewo Ungkap Perjuangan Melawan Penyakit, Enam Bulan Bolak-Balik Rumah Sakit hingga Jalani Berbagai Perawatan

Hubungan keduanya diketahui telah berjalan selama kurang lebih tiga bulan. Setelah panggilan telepon tersebut, komunikasi berlanjut melalui pesan singkat hingga sekitar pukul 05.00 WIB.

Dalam percakapan itu, EBP sempat menyampaikan kalimat yang mengarah pada keinginannya mengakhiri hidup. Namun, T mengaku tidak menanggapi ucapan tersebut secara serius.

Ia menyebut, EBP bahkan meminta dirinya datang ke rumah untuk menyaksikan kematiannya. Permintaan itu, menurut T, disampaikan dengan nada tergesa-gesa.

“Dia bilang sudah chatnya, lalu seperti terburu-buru ingin mati. Saya kira dia tidak serius. Dia minta saya datang,” ujar T.

Setelah komunikasi terputus sekitar pukul 05.00 WIB, T tidak langsung mendatangi rumah EBP. Ia baru datang pada sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB, dengan maksud memastikan kondisi EBP sekaligus mengembalikan ponsel milik korban dan mengambil ponsel miliknya sendiri.

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Hiasan, Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Tato Bisa Bertahan Seumur Hidup

Sesampainya di rumah EBP, T sempat berkeliling untuk mencari keberadaan kekasihnya. Ia mengecek kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi.

“Saya masuk rumah untuk mengambil ponsel saya dan mengembalikan ponselnya. Saya cari ke dapur dan kamar mandi. Awalnya ke kamarnya, lalu ke dapur. Di situ saya melihat dia di pintu kamar mandi,” katanya.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kematian EBP serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================