
BOGORTODAY.COM – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah meninggalkan duka mendalam. Ribuan jiwa kehilangan orang terkasih, ratusan lainnya masih dalam pencarian, dan hampir satu juta warga terpaksa mengungsi. Di tengah kondisi darurat ini, kebutuhan akan pangan, layanan kesehatan, hingga pakaian layak pakai menjadi sangat mendesak.
Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial, Eiger Adventure melalui kampanye Eiger Share menyalurkan bantuan kemanusiaan secara masif. Sebanyak 5 ton pakaian baru—terdiri dari lebih dari 19.000 potong jaket, kaos, kemeja, dan tas—diberangkatkan untuk membantu para penyintas. Selain pakaian, ribuan paket sembako juga disalurkan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra.
Bantuan tahap pertama telah diberangkatkan sejak awal Desember melalui Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. Dalam penyalurannya, Eiger melibatkan jaringan relawan dan mitra lintas sektor guna memastikan bantuan menjangkau wilayah terdampak secara tepat sasaran.
Direktur PT Eigerindo Multi Produk Industri, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan yang mengusung semangat “Do Good, Do Better”.
“Di tengah situasi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kehadiran dan empati. Melalui Eiger Share, kami ingin mengirimkan pesan bahwa para penyintas tidak sendirian. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai brand yang telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama 36 tahun,” ujar Imanuel, Sabtu (20/12/2025).
Imanuel, yang akrab disapa Nunu, menambahkan bahwa nilai-nilai Eiger yang tumbuh dari kecintaan pada alam tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap manusia. “Kami percaya menjaga alam harus seiring dengan menghargai manusia. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas nyata kami,” tambahnya.
Dalam misi kemanusiaan ini, Eiger Adventure berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk WWF, National Geographic, Atjeh Connection, Kitabisa, BenihBaik, hingga Gerakan Anak Negeri. Dukungan juga datang dari unsur pemerintahan, seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Kemenko PMK, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Eiger berharap bantuan ini dapat memberikan kehangatan dan dukungan moral bagi para penyintas, serta menjadi penyemangat bagi para relawan yang berjuang di garis depan.
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















