
Dan hal ini terbukti sampai sekarang, ibu-ibu Indonesia adalah perempuan pejuang dalam hidup sehari-hari.
Bukankah bapak yang hebat itu karena dibelakangnya ada seorang istri yang hebat. Meski berbeda antara wanita dan pria baik dari segi fisik dan psikis, tapi kadang ibu lebih kuat dibanding seorang bapak.
Penulis melihat sendiri tiap bada sholat subuh ada nenek-nenek yang jualan tempe, setelah itu ada ibu-ibu yang berjualan gorengan. Kemudian penulis berangkat ngajar di pinggir jalan banyak ibu-ibu yang berjualan nasi uduk, sayuran, mengantar buah hati ke sekolah. Dan sampai di sekolah, banyak juga teman-teman guru yang perempuan.
Luar biasa kan bro seorang ibu itu, makanya sekarang ada gerakan dari Kementerian Pendidikan daar dan Menengah untuk mengambil buku raport oleh bapak, karena selama ini yang mengambil buku raport adalah ibu.
Dan puncak kehebatan seorang ibu adalah saat melahirkan, karena melahirkan disebut sebagai jihad bagi wanita dalam Islam karena perjuangannya sangat besar, penuh pengorbanan, dan Allah SWT memberikan pahala luar biasa setara pejuang di jalan-Nya, termasuk pahala jihad dan status syahid jika meninggal saat proses melahirkan, meskipun jenazahnya tetap dimandikan dan dishalatkan.. Rasa sakit persalinan dicatat sebagai pahala, menghapus dosa, dan memperjuangkan kehidupan baru, sehingga proses ini dimuliakan sebagai ibadah.
Selamat Hari Ibu 22 desember pengorbanan, kecintaan dan kasih sayang ibu merawat buah hatinya dari kecil sampai besar tidak bisa tergantikan oleh apapun. Salam yang paling hormat untuk ibu-ibu Indonesia pejuang kehidupan. Jayalah Indonesiaku.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














