Menkes Soroti Desa Terisolasi Pascabencana di Aceh, Fokus Kirim Relawan Tangguh

Untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut, Kementerian Kesehatan akan mengerahkan tim relawan khusus yang benar-benar siap menghadapi kondisi ekstrem. Menkes menegaskan bahwa relawan yang ditugaskan harus memiliki fisik dan mental yang kuat.

“Saya minta ini nggak boleh relawan yang cengeng-cengeng. Harus yang kuat, berani, tahan banting. Karena mereka di-drop dua minggu sendiri,” tegasnya.

Relawan tersebut akan diterjunkan dan tinggal langsung di lokasi selama dua pekan penuh. Mereka akan dibekali dengan perlengkapan lengkap, mulai dari tenda, genset, jaringan komunikasi seperti Starlink, hingga logistik makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.

“Mereka harus hidup mandiri. Kita bekali semuanya supaya bisa bertahan dan bekerja maksimal,” ujar Menkes.

BACA JUGA :  Penjualan Umum Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dibuka, ARMY Bersiap Berebut Kursi di SUGBK

Lebih dari sekadar memberikan layanan kesehatan, para relawan juga diharapkan berperan aktif dalam pemulihan kehidupan masyarakat. Tugas mereka tidak hanya mengobati, tetapi juga membantu membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas dasar, serta membangkitkan semangat warga terdampak.

“Kerjanya bukan cuma ngobatin atau nunggu pasien. Tapi harus punya inisiatif, bersihin rumah, bangun ini-itu. Betul-betul relawan kelas A,” tegas Menkes.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental relawan dalam menghadapi kondisi lapangan yang berat. Menurutnya, relawan harus mampu menjadi sumber semangat, bukan justru larut dalam kesedihan.

“Relawan itu harus bisa membangkitkan motivasi masyarakat. Jangan datang malah sedih, nangis. Kalau relawannya nangis, masyarakat bisa tambah tertekan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gandeng Jakarta Bartender Club, STP Bogor Gelar 'Signature Session 2026' untuk Kupas Seni di Balik Bar

Menkes menambahkan, pemerintah telah mengidentifikasi puluhan desa lain yang juga berpotensi masih terisolasi. Ke depan, tim kesehatan akan terus diterjunkan secara bertahap dari puskesmas terdekat dengan dukungan logistik serupa.

“Kita perkirakan masih ada lebih dari 50 desa yang perlu penanganan khusus. Semua akan kita datangi secara bertahap,” tutupnya.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam penanganan pascabencana, sekaligus memastikan layanan kesehatan tetap hadir hingga ke wilayah paling terpencil.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================