
Jika terjadi berulang, kondisi ini berpotensi mengganggu penyerapan nutrisi dan menyebabkan dehidrasi.
- Insomnia
Tak banyak yang menyadari bahwa makanan pedas juga bisa memengaruhi kualitas tidur. Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Ira Purnamasari, menjelaskan bahwa konsumsi makanan pedas, terutama di malam hari, dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
“Perut terasa panas dan penuh sehingga mengganggu posisi tidur dan memicu insomnia,” jelasnya. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan tubuh menjadi kurang bugar keesokan harinya.
- Edema atau Pembengkakan
Seblak umumnya mengandung banyak garam, baik dari kerupuk, bumbu instan, maupun tambahan penyedap rasa. Asupan natrium yang berlebihan membuat tubuh menahan lebih banyak cairan.
Akibatnya, bisa terjadi pembengkakan atau edema, terutama pada tangan dan kaki. Kondisi ini sering kali dianggap sepele, padahal bisa menjadi tanda gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh.
- Risiko Tekanan Darah Tinggi
Kandungan garam yang tinggi juga berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Konsumsi natrium berlebih dapat memengaruhi keseimbangan cairan dalam pembuluh darah, sehingga tekanan darah meningkat.
Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke.
Seblak memang lezat dan menggugah selera, tetapi sebaiknya dikonsumsi dengan bijak. Menjadikannya makanan sesekali masih aman, namun mengonsumsinya setiap hari berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Kunci utamanya adalah keseimbangan—nikmati seblak secukupnya, imbangi dengan makanan bergizi, dan perhatikan kondisi tubuh Anda.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















