Insanul Fahmi Tegaskan Akan Buktikan Tuduhan terhadap Mawa di Hadapan Hukum

Terkait bantahan Mawa soal keterlibatan dalam grup penyebaran rekaman CCTV, Insanul menyebut pihaknya memiliki saksi kunci. Meski demikian, ia belum bersedia mengungkap identitas maupun detail pihak yang dimaksud.

“Kemarin kita sudah ada saksi kunci. Kebetulan saksi itu juga mengikuti aktivitas mereka selama beberapa hari. Tapi nanti akan kita buka pada waktunya,” ujarnya.

Insanul juga mengaku prihatin melihat kondisi Mawa yang menurutnya terus dipengaruhi oleh pihak lain. Ia menilai hal tersebut justru memperkeruh situasi.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

“Aku nggak terima karena kasihan juga sama Mawa. Dia terus dihasut, makanya aku mau lebih tegas terhadap orang-orang yang sudah mempengaruhi dan mengganggu dia,” tegasnya.

Meski begitu, Insanul mengakui dirinya tidak sepenuhnya lepas dari kesalahan. Ia memahami perasaan Mawa sebagai seorang perempuan yang terluka akibat persoalan rumah tangga mereka.

“Aku juga punya kesalahan, dan Mawa itu perempuan. Wajar kalau dia sakit hati melihat semua ini,” ucapnya.

Terkait rekaman CCTV yang beredar, Insanul meragukan keasliannya. Ia menduga video tersebut telah melalui proses manipulasi atau penyuntingan tertentu.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Setelah diperiksa, saya lihat videonya banyak editan. Bisa jadi AI, bisa juga sudah diedit-edit. Jadi saya tidak melihat ada unsur seperti yang dituduhkan,” tutupnya.

Sebelumnya, Inara Rusli melaporkan dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE ke Bareskrim Polri terkait penyebaran rekaman CCTV rumah pribadinya yang diduga digunakan sebagai alat tudingan perselingkuhan dengan Insanul Fahmi. Kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================