Pejalan Kaki Stasiun Bogor Keluhkan PKL Nyi Raja Permas: Bau dan Banyak Sampah Berserakan

Stasiun Bogor
Kondisi Pedestrian di Jalan Kapten Muslihat, Kita Bogor. Foto: Dok. Rekam24Update

BOGORTODAY.COM – Kondisi pedestrian di kawasan Jalan Kapten Muslihat hingga Jalan Nyi Raja Permas, Kota Bogor, kian dikeluhkan warga. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak tertib dinilai merampas hak pejalan kaki dan merusak estetika kota akibat sisa limbah dagangan yang dibiarkan berserakan.

Menurut pantauan Rekam24Update di lokasi menunjukkan pemandangan yang memprihatinkan, terutama di trotoar depan eks gedung Matahari. Bekas air cucian piring tampak tumpah dan membasahi ubin pedestrian, menciptakan kesan kumuh dan kotor.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Kondisi serupa terjadi di Jalan Nyi Raja Permas. Selain dipadati lapak pedagang yang mempersempit ruang gerak, lantai pedestrian di kawasan tersebut dipenuhi noda membandel bekas ceceran minyak dan air cucian.

Tak hanya itu, karung-karung berisi sampah dan barang tak terpakai juga terlihat berserakan di jalur yang seharusnya steril bagi pejalan kaki.

Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah pengguna jalan. Salah satunya adalah seorang warga yang kerap melintasi jalur tersebut menuju Stasiun Bogor. Ia mengaku sangat terganggu dengan aroma dan pemandangan kotor di jalur pedestrian tersebut.

BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

“Saya lewat sini hanya untuk mobilitas ke stasiun saja, belum pernah mau makan di situ. Karena jujur risih melihatnya, kotor sekali,” ujar seorang ibu berkerudung coklat yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (27/12/2025).

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================