
Ia menambahkan, ketidaktertiban pedagang dan rendahnya kesadaran menjaga kebersihan menjadi pemicu utama kumuhnya kawasan tersebut.
Ia juga merasa heran karena meski kondisi tempatnya kotor, masih saja ada pengunjung yang mau makan di lokasi tersebut.
“Kalau saya pribadi merasa sangat tidak nyaman. Tapi ya heran juga, yang makan di situ tetap ada saja, padahal tempatnya (kumuh) seperti itu,” lanjutnya.
Pejalan kaki tersebut berharap ada tindakan tegas agar masyarakat dan pedagang tidak hanya mementingkan keuntungan atau kemudahan pribadi tanpa memedulikan fasilitas publik.
“Harapannya masyarakat bisa ikut menjaga keindahan kota. Jangan hanya mau enaknya saja tanpa memikirkan dampaknya bagi pengguna jalan lain,” pungkasnya.*
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















