
Bagi penderita gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS), kopi juga dapat memperparah gejala seperti kembung, nyeri perut, dan perubahan suasana hati.
- Minuman Bersoda
Minuman bersoda umumnya mengandung gula tinggi dan pemanis buatan. Zat-zat ini sulit diserap oleh tubuh dan dapat menarik cairan ke dalam usus, sehingga memicu diare.
Selain itu, konsumsi soda dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus dan meningkatkan risiko gangguan pencernaan.
- Minuman Beralkohol
Alkohol dapat merusak lapisan pelindung usus dan mengganggu keseimbangan mikrobiota. Konsumsi berlebihan juga meningkatkan risiko peradangan serta memungkinkan zat berbahaya masuk ke aliran darah melalui dinding usus yang melemah.
Dalam jangka panjang, kebiasaan minum alkohol dapat memperburuk fungsi pencernaan dan berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Menjaga kesehatan usus bukan hanya tentang memilih makanan yang tepat, tetapi juga memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi setiap hari.
Mengurangi konsumsi minuman manis, berkafein, bersoda, dan beralkohol dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus dan mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi air putih, teh herbal, dan minuman alami tanpa tambahan gula agar sistem pencernaan tetap sehat dan berfungsi optimal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















