
BOGORTODAY.COM – Jajaran Polresta Bogor Kota bersama Kodim 0606 dan Pemerintah Kota Bogor telah mematangkan strategi pengamanan menjelang malam pergantian tahun 2026. Fokus utama petugas adalah memastikan situasi kondusif di empat titik keramaian utama, yakni Tugu Kujang, Air Mancur, Alun-Alun Kota Bogor, dan Lapangan Sempur.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan 642 personel gabungan untuk mengawal keamanan kota, termasuk melakukan pengamanan khusus di gereja-gereja yang menyelenggarakan ibadah pada malam tahun baru dan pagi hari tanggal 1 Januari.
“Ada empat titik yang menjadi perhatian kita bersama. Kami melibatkan 642 personel gabungan dari Pemerintah Kota, TNI, dan Polri yang kita libatkan pada saat pergantian tahun baru,” ujar Kapolresta dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).
Penyekatan Tiga Ring dan Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mengantisipasi kepadatan, kata Eko, kepolisian menerapkan skema penyekatan yang dibagi menjadi tiga ring. Ring 1 mencakup area pusat kota seperti Tugu Kujang dan Air Mancur, Ring 2 mencakup area penyangga seperti Ekalokasari dan Sempur, sementara Ring 3 berada di titik akses masuk kota seperti Ciawi, Bubulak, dan Yasmin.
“Apabila arus dalam kota sudah padat, kita akan alihkan. Kami juga melakukan pembatasan kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kota Bogor, terutama dari luar kota di ruas-ruas tertentu,” tegasnya.
Larangan Kembang Api dan Konvoi
Dalam momen pergantian tahun kali ini, Kapolresta menekankan larangan penggunaan kembang api. Hal ini dilakukan sebagai bentuk empati terhadap warga di Provinsi Sumatra yang sedang tertimpa musibah bencana alam. Selain itu, aksi konvoi kendaraan, khususnya mobil bak terbuka, akan ditindak tegas dengan sanksi putar balik.
“Kami mengimbau agar merayakan tahun baru secara sederhana dan positif. Tidak menggunakan kembang api karena kita harus ada rasa empati kepada saudara kita yang sedang dilanda musibah di Sumatra. Kami juga menekankan tidak melakukan konvoi kendaraan, terutama bak terbuka. Apabila ditemukan, akan kita putar balik,” tambahnya.
Zikir Bersama di Alun-Alun
Kapolresta mengatakan, sebagai alternatif hiburan, masyarakat dapat mengikuti kegiatan doa dan zikir bersama yang dipusatkan di Alun-Alun Bogor. “Kegiatan religius ini dijadwalkan selesai pada pukul 00.30 WIB untuk memastikan massa segera membubarkan diri secara tertib,” kata Eko.
Kapolresta juga memastikan operasi minuman keras dan narkoba akan terus dilakukan guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga toleransi dan saling menghormati agar Kota Bogor tetap aman, nyaman, dan kondusif dalam menyambut tahun 2026,” pungkasnya.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















