
Untuk memperkuat layanan seluler, Telkomsel turut mendukung melalui optimalisasi jaringan dari BTS eksisting di wilayah Karang Baru dan Aceh Tamiang, serta pengoperasian satu Mobile BTS (Combat) yang ditempatkan langsung di area huntara guna memastikan kualitas jaringan tetap stabil.
“Melalui sinergi Danantara dan BUMN, TelkomGroup berkomitmen mendukung penyediaan huntara bagi masyarakat terdampak bencana melalui ketersediaan konektivitas digital yang andal. Sinergi ini memungkinkan koordinasi yang lebih cepat dan terintegrasi, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2026).
Pembangunan huntara ini didukung anggaran sekitar Rp1 triliun hasil kolaborasi berbagai BUMN. Proses konstruksi dilakukan selama 24 jam dengan melibatkan 1.635 tenaga kerja dari berbagai perusahaan pelat merah, seperti Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Nindya Karya, dan Adhi Karya.
“Dalam proses pembangunan ini, kami mengerahkan 1.635 pekerja yang bekerja tanpa henti selama 24 jam. Seluruh BUMN karya terlibat penuh agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan masyarakat segera menempati hunian yang layak,” ujar Rosan dalam Rapat Koordinasi di Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
Pemerintah berharap pembangunan huntara ini tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga menjadi langkah awal pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana secara berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















