Puasa Ayyamul Bidh, Amalan Sunnah Penuh Keutamaan di Pertengahan Bulan Hijriah

Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh, Amalan Sunnah Penuh Keutamaan di Pertengahan Bulan Hijriah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Puasa ini dilaksanakan pada pertengahan bulan hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan. Keutamaannya begitu besar, bahkan pahalanya disamakan dengan berpuasa selama setahun penuh.

Mengutip buku Cinta Shaum, Zakat, dan Haji karya Miftahul Achyar Kertamuda, M.Pd, istilah Ayyamul Bidh secara bahasa berarti “hari-hari putih”. Penamaan ini merujuk pada kondisi malam yang terang karena cahaya bulan purnama yang bersinar penuh.

Puasa Ayyamul Bidh termasuk puasa sunnah yang rutin diamalkan Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis, Abu Dzar RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk berpuasa tiga hari setiap bulan, yaitu pada tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas.”
(HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i)

BACA JUGA :  AS Dikabarkan Jalin Komunikasi dengan Oposisi Israel, Ketegangan dengan Netanyahu Kian Mencuat

Hadis tersebut menegaskan bahwa puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan besar dalam Islam.

Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh

Pada dasarnya, tidak ada doa khusus yang membedakan buka puasa Ayyamul Bidh dengan puasa sunnah lainnya. Salah satu doa berbuka yang diajarkan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA adalah:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى

Dzahabadzh-dhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allahu ta‘ala.

Artinya:
“Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah.”

Selain itu, terdapat doa lain yang juga umum dibaca saat berbuka puasa, sebagaimana disebutkan dalam buku Fiqih Puasa karya M. Hasyim Ritonga:

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Fakta Kematian Mahasiswa Asal Ciseeng

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang.”

Doa lain yang juga dianjurkan dibaca ketika berbuka puasa adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya:
“Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman. Dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.”

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================