
“Di hari-hari awal balik latihan, fisik saya menjadi fokus utama. Latihannya diperberat, tapi dua hari terakhir sudah lebih ke teknik,” jelasnya.
Meski mengaku sedikit gugup karena kembali memulai musim dari awal, Putri berharap bisa tampil lepas dan nyaman di turnamen pembuka tahun ini.
“Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi Malaysia ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak untuk membuka awal tahun,” ucapnya.
Sementara itu, Alwi Farhan menatap Malaysia Open 2026 dengan penuh antusias. Tunggal putra muda Indonesia tersebut bertekad mempertahankan sekaligus meningkatkan performa impresif yang ia tunjukkan sepanjang 2025. Tahun 2026 disebutnya sebagai ujian konsistensi di level elite.
“Bangga bisa masuk Super 1000 dari awal tahun. Tahun baru dimulai dari nol, race to Hangzhou juga kembali terbuka,” kata Alwi.
Menurutnya, seluruh pemain memiliki semangat baru di awal musim. Momentum ini ingin dimaksimalkan untuk membangun performa dan mengejar target jangka panjang.
“Di 2026, di turnamen pertama ini semua orang punya semangat dan antusias yang baru, begitu juga saya. Kita maksimalkan kesempatan dan momentum,” ujar Alwi penuh optimisme.
Malaysia Open 2026 pun menjadi panggung awal bagi Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan untuk menegaskan ambisi serta kesiapan mereka menghadapi persaingan dunia bulu tangkis sepanjang musim.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















