
Konsumsi jahe dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan penurunan gula darah yang drastis. Penderita diabetes disarankan memantau kadar gula darah secara ketat jika tetap mengonsumsi air jahe.
- Pengidap GERD
Bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam lambung, air jahe dapat memperburuk gejala. Jahe berpotensi memicu sensasi panas di dada (heartburn) dan meningkatkan asam lambung, sehingga membuat keluhan semakin parah.
Karena itu, penderita GERD disarankan membatasi atau menghindari konsumsi air jahe.
- Ibu Hamil
Jahe memang sering digunakan untuk membantu meredakan mual pada ibu hamil. Namun, konsumsinya tetap harus dibatasi. Sifat antikoagulan jahe dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko perdarahan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Untuk keamanan, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjadikan air jahe sebagai minuman rutin.
- Orang yang Sedang Mengonsumsi Obat Tertentu
Air jahe dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti obat tekanan darah, obat diabetes, dan obat pengencer darah. Jahe bisa menyebabkan tekanan darah turun terlalu rendah jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antihipertensi.
Begitu pula dengan obat diabetes, konsumsi jahe berlebihan berisiko memicu hipoglikemia. Jika sedang menjalani pengobatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum meningkatkan konsumsi air jahe.
- Orang dengan Alergi Jahe
Meski jarang terjadi, sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap jahe. Gejala alergi bisa berupa ruam, gatal-gatal, hingga pembengkakan pada bibir, wajah, atau tenggorokan.
Selain itu, penggunaan jahe dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan iritasi atau sensasi panas. Jika muncul tanda-tanda alergi, segera hentikan konsumsi jahe dan dapatkan bantuan medis.
- Penderita Hipertensi
Walaupun jahe dikenal dapat membantu menurunkan tekanan darah, penderita hipertensi tetap perlu berhati-hati, terutama jika sedang mengonsumsi obat tekanan darah.
Interaksi antara jahe dan obat antihipertensi berisiko menyebabkan tekanan darah turun terlalu cepat atau terlalu rendah. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan sebelum menjadikan air jahe sebagai bagian dari kebiasaan harian.
Dengan memahami kondisi-kondisi tersebut, konsumsi air jahe dapat dilakukan secara lebih aman dan bijak. Selalu perhatikan kondisi kesehatan pribadi sebelum mengonsumsi bahan alami, meskipun dikenal memiliki banyak manfaat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















