Enam Orang Mengaku Aparat Peras Warga Sukajaya hingga Puluhan Juta Rupiah

BOGORTODAY.COM – Aksi pemerasan dengan modus mengaku sebagai aparat penegak hukum kembali terjadi di wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor.

Kali ini, gerombolan pelaku menyasar warga Kecamatan Sukajaya. Merasa resah dan terintimidasi, sejumlah warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Salah satu korban, Nino, warga Sukajaya, mengungkapkan bahwa para pelaku tiba-tiba mendatangi rumahnya dan mengaku berasal dari Polres, Polda, hingga Mabes Polri. Dengan nada mengancam, mereka meminta uang dalam jumlah besar.

“Awalnya mereka datang ke rumah saya, langsung minta uang Rp100 juta. Katanya dari Polres dan Polda. Kalau tidak dibayar, saya akan dibawa ke Mabes Polri,” ujar Nino saat memberikan keterangan di Polsek Cigudeg, Minggu (4/12/2025).

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Menurut Nino, sempat terjadi negosiasi antara korban dan pelaku hingga nominal yang diminta turun menjadi Rp35 juta. Namun, sebelum uang tersebut diserahkan, warga sekitar mulai berdatangan setelah mengetahui kejadian serupa juga menimpa warga lain.

Korban lainnya, Ica, mengaku telah lebih dulu menyerahkan sejumlah uang kepada para pelaku. Ia berani melaporkan karena mendengar kabar pelaku serupa melakukan hal yang sama terhadap warga Sukajaya.

Dia menceritakan pelaku datang ke rumahnya saat suaminya sedang sakit dan terbaring lemah.

“Mereka datang mengaku dari Polres, Polda, dan Mabes. Suami saya sedang sakit, katanya mau dibawa. Mereka awalnya minta Rp150 juta,” ungkap Ica.

BACA JUGA :  Mitra MBG Tuntut Kepala BGN Baru Perkuat Regulasi dan Tata Kelola

Karena ketakutan, Ica mengaku hanya mampu menyerahkan uang sebesar Rp9 juta, dengan rincian Rp7 juta diberikan secara tunai dan Rp2 juta ditransfer. Namun, setelah itu pelaku kembali menghubunginya dan meminta uang tambahan.

“Saya sanggupi 9 juta, uang secara langsung 7 juta dan transfer 2 juta setelah itu dia nelepon lagi dan meminta uang kembali,” pungkasnya.

Sementara Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sehabudin membenarkan peristiwa dugaan pemersaan tersebut. Ia mengatakan sejumlah orang itu diamankan langsung oleh masyarakat setempat untuk diserahkan ke pihak kepolisian.

“Ke Polres saja, sudah dibawa ke polres,” kata AKP Budi saat dihubungi BogorToday.com pada Minggu (3/1/2026) malam kemarin.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================