
Dikutip dari Southern Living, berikut beberapa cara merawat karpet agar tetap bersih dan tidak bau apek selama disimpan.
- Cuci di Tempat Pencucian Karpet Khusus
Sebelum disimpan, pastikan karpet dalam kondisi benar-benar bersih. Mencuci karpet bukan perkara mudah karena setiap bahan memiliki perlakuan yang berbeda. Jika dicuci sembarangan, tekstur dan warna karpet bisa rusak.
Cara paling aman adalah membawa karpet ke tempat pencucian khusus. Selain lebih bersih, metode ini juga memastikan karpet kering sempurna sehingga tidak lembap dan berbau saat disimpan.
- Bersihkan Secara Berkala dengan Penyedot Debu
Jika tidak memungkinkan untuk mencuci, karpet yang disimpan sebaiknya sesekali dikeluarkan dan dibersihkan menggunakan penyedot debu. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan debu yang menempel sekaligus menjaga serat karpet agar tidak kaku.
Menggunakan vacuum cleaner kering secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan karpet meski jarang digunakan.
- Jangan Biarkan Noda Menempel Terlalu Lama
Setelah karpet digunakan, pastikan tidak ada noda yang tertinggal. Baik noda cair maupun noda berwarna sebaiknya segera dibersihkan dengan kain lembap atau tisu. Lakukan dengan lembut agar tidak merusak tekstur permukaan karpet.
Untuk noda membandel, Anda bisa menggunakan campuran air dengan sedikit soda kue atau sabun cuci piring. Sementara itu, untuk menghilangkan bau apek akibat jamur dan bakteri, semprotkan larutan cuka putih suling dan air dengan perbandingan 50:50 ke permukaan karpet.
Dengan perawatan yang tepat dan penyimpanan yang benar, karpet akan tetap bersih, segar, dan siap digunakan kapan saja tanpa bau apek. Semoga tips ini membantu!
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















