
Melansir Health, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen magnesium dengan dosis di atas 500 mg per hari selama lebih dari delapan minggu dapat membantu meningkatkan durasi serta kualitas tidur.
- Triptofan
Triptofan adalah asam amino esensial yang banyak ditemukan dalam makanan seperti ikan, daging ayam, susu, keju, pisang, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Kini, triptofan juga tersedia dalam bentuk suplemen.
Di dalam tubuh, triptofan akan diubah menjadi serotonin, zat kimia otak yang berperan dalam menciptakan rasa tenang dan membantu tubuh merasa mengantuk secara alami.
- L-theanine
L-theanine banyak ditemukan dalam teh, terutama teh hijau. Senyawa ini dikenal mampu meredakan stres, kecemasan, serta membantu mengatasi gejala insomnia.
Konsumsi L-theanine dengan dosis sekitar 200–400 mg per hari selama 4–8 minggu dipercaya dapat membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur.
- Glisin
Glisin merupakan asam amino yang penting bagi kesehatan otak dan sistem saraf. Suplemen glisin diketahui dapat meningkatkan pelepasan serotonin yang memicu relaksasi.
Selain itu, glisin juga membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan suhu tubuh, kondisi yang mendukung proses tidur alami. Glisin dapat ditemukan dalam suplemen protein tinggi serta makanan seperti daging merah, unggas, ikan, produk susu, dan kaldu tulang.
Meski suplemen dapat membantu, penting untuk tetap memperhatikan pola tidur yang sehat, seperti tidur dan bangun di jam yang sama, menghindari kafein sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.
Jika gangguan tidur berlangsung lama, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen tertentu.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















