
BOGORTODAY.COM – Kabupaten Bogor kembali membuktikan daya tariknya sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat. Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, tingkat hunian hotel di wilayah ini meroket 15 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan rata-rata okupansi mencapai 70 persen.
Capaian ini tak lepas dari posisi Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Barat sepanjang 2025, dengan persentase mencapai 14,58 persen dari total wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke provinsi tersebut.
Sekretaris Jenderal Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto mengatakan, lonjakan okupansi terjadi selama periode puncak libur Nataru, yakni 19-31 Desember 2024. Kenaikan ini menandai pemulihan sektor perhotelan yang terus menguat pascapandemi.
“Okupansi libur Nataru dari 19-31 Desember 2024 naik 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata tingkat hunian mencapai 70 persen,” kata Boboy, Rabu (7/1/2025).
Boboy merinci, kawasan Puncak dan Sentul menjadi lokasi paling diminati wisatawan selama libur Nataru. Kedua kawasan ini menawarkan daya tarik berbeda, Puncak dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungan, sementara Sentul menawarkan konsep wisata modern yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas rekreasi.
Hotel berbintang empat dan lima di kedua kawasan itu mencatatkan tingkat hunian paling tinggi. Segmen wisatawan kelas menengah ke atas mendominasi pengunjung yang menginap di akomodasi premium tersebut.
“Puncak dan Sentul menjadi favorit. Mayoritas yang penuh adalah hotel bintang empat dan bintang lima,” ujar Boboy.
Tingginya okupansi hotel memberikan dampak berganda bagi perekonomian lokal. Selain sektor perhotelan, industri pendukung seperti restoran, transportasi, hingga pedagang cenderamata turut merasakan peningkatan omzet selama periode libur panjang.
BPS Jawa Barat mencatat, jumlah perjalanan wisnus di Jawa Barat pada November 2025 mencapai 17,66 juta perjalanan. Secara kumulatif, periode Januari-November 2025 mencatatkan 193,24 juta perjalanan wisnus .
Setelah Kabupaten Bogor, posisi berikutnya ditempati Kota Bandung 11,3 persen, Kota Bekasi 6,80 persen, Kabupaten Bandung 6,74 persen, Kabupaten Bekasi 6,28 persen, dan Kota Depok 5,72 persen. Wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Bandung Raya menyumbang 51,90 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara di Jawa Barat.
Tingginya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor ditopang kekayaan destinasi wisata alam, seperti kawasan pegunungan, air terjun, hutan, dan desa wisata. Kawasan Puncak tetap menjadi primadona destinasi wisata di Kabupaten Bogor.
Berbagai event berskala daerah hingga nasional turut mendongkrak kunjungan wisatawan. Event yang digelar antara lain konser musik, Bogor Run, Bogor Overland, serta festival dan kegiatan olahraga, otomotif, dan seni budaya di berbagai wilayah.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















