Makan Jambu Biji Pakai Kulit atau Dikupas? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Jambu Biji
Makan Jambu Biji Pakai Kulit atau Dikupas? Ini Penjelasan Ahli Gizi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Makan jambu biji dengan kulit atau dikupas kerap menjadi perdebatan. Ada yang merasa lebih nyaman mengupasnya, sementara sebagian lain memilih memakannya utuh. Lantas, mana yang sebenarnya lebih sehat dan aman untuk tubuh?

Jambu biji dikenal sebagai buah tropis yang menyegarkan dan kaya nutrisi. Namun, cara mengonsumsinya ternyata dapat memengaruhi manfaat kesehatan yang diperoleh.

Jawabannya pun tidak mutlak, karena sangat bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing orang.

Seorang ahli gizi membagikan fakta menarik terkait konsumsi jambu biji dengan atau tanpa kulit. Berikut penjelasannya.

  1. Makan Jambu Biji Pakai Kulit atau Tidak?

Jambu biji termasuk buah super yang kaya vitamin, mineral, dan antioksidan. Meski demikian, masih banyak orang ragu mengonsumsi jambu bersama kulitnya karena tekstur yang agak keras.

Padahal, kulit jambu justru menyimpan berbagai zat gizi penting. Ahli gizi asal India, Deepsikha Jain, menjelaskan bahwa pilihan mengonsumsi jambu dengan atau tanpa kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan individu.

  1. Manfaat Makan Jambu Biji dengan Kulit
BACA JUGA :  6 Strategi Mendekati Calon Promotor untuk Lolos Beasiswa PMDSU

Kulit jambu biji mengandung vitamin C, kalium, dan zinc yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, kandungan antioksidan dalam jambu akan lebih optimal jika dikonsumsi bersama kulitnya.

Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas dan berperan dalam mencegah penuaan dini. Namun, penting untuk memastikan jambu biji dicuci hingga benar-benar bersih sebelum dimakan, karena residu pestisida dapat menempel pada bagian kulit.

  1. Siapa yang Sebaiknya Menghindari Kulit Jambu?

Meski sehat, tidak semua orang disarankan makan jambu dengan kulit. Penderita kolesterol tinggi sebaiknya menghindari konsumsi kulit jambu karena dapat memengaruhi profil lipid tubuh.

Hal yang sama juga berlaku bagi penderita diabetes. Konsumsi jambu beserta kulitnya berpotensi memicu lonjakan gula darah. Untuk kondisi tersebut, jambu biji yang dikupas dinilai lebih aman dan tetap memberikan manfaat nutrisi.

  1. Jambu Biji untuk Pencernaan dan Imunitas

Jambu biji kaya akan serat, sehingga sangat baik untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Konsumsi rutin dapat membantu menjaga kesehatan usus.

BACA JUGA :  Prediksi Australia vs Turki di Piala Dunia 2026: Duel Ketat Penentu Langkah Awal Grup D

Selain itu, jambu biji terkenal dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi, bahkan melebihi jeruk.

Satu buah jambu biji dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin C yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

  1. Manfaat Jambu untuk Jantung dan Kulit

Antioksidan seperti likopen dan vitamin A dalam jambu biji berkontribusi pada kesehatan kulit, membuatnya tampak lebih cerah dan sehat. Kandungan kalium dan magnesium juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, yang penting untuk kesehatan jantung jangka panjang.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa konsumsi jambu biji secara rutin dapat membantu memperbaiki profil kolesterol. Dengan demikian, jambu biji menjadi salah satu buah yang ramah untuk kesehatan jantung.

Kesimpulannya, makan jambu biji dengan atau tanpa kulit sama-sama memiliki manfaat. Pilihan terbaik bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing, asalkan dikonsumsi dengan porsi wajar dan kebersihan yang terjaga.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================