Isu Pemekaran Bogor Barat Menguat, Dinilai Mendesak demi Pelayanan Publik

kebutuhan mendesak masyarakat.

“Pemekaran Bogor Barat ini bukan soal gengsi atau bagi-bagi kursi jabatan. Ini menyangkut urusan perut dan hak dasar rakyat. Warga di Jasinga atau Sukajaya harus menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk mengurus administrasi ke Cibinong. Itu tidak efisien dan tidak adil,” ujar Feri, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, Bogor Barat memiliki modal kuat untuk berdiri sebagai daerah otonom baru. Dari sisi ekonomi, wilayah ini ditopang sektor pertambangan, pertanian, dan pariwisata yang dinilai mampu menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara mandiri.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Selain itu, pemekaran diyakini akan mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan fasilitas publik di wilayah pelosok yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Feri juga mendorong Pemerintah Pusat untuk memberikan perlakuan khusus terhadap Kabupaten Bogor, mengingat jumlah penduduknya yang hampir mencapai enam juta jiwa, setara dengan populasi satu provinsi di luar Pulau Jawa.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

“Sudah saatnya moratorium pemekaran diberikan pengecualian untuk Bogor. Ini bukan soal membagi wilayah, tetapi mendekatkan negara kepada rakyatnya,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================