
Di Amerika Utara, Godzilla Minus One meraup pendapatan sebesar US$56 juta, menjadikannya film live-action berbahasa Jepang terlaris sepanjang sejarah di kawasan tersebut.
Takashi Yamazaki Kembali Pimpin Produksi
Takashi Yamazaki kembali dipercaya memegang peran penting dalam sekuel ini sebagai sutradara, penulis skenario, sekaligus pengawas efek visual. Produksi Godzilla Minus Zero telah dimulai di Toho Studios, dengan Robot sebagai produser dan Shirogumi menangani efek visual.
Judul Godzilla Minus Zero sendiri pertama kali terungkap dalam Festival Godzilla pada November 2025, setelah proyek sekuel ini diumumkan lebih awal pada 2024.
Meski detail cerita masih dirahasiakan, Yamazaki mengungkapkan kepada Variety pada 2025 bahwa Godzilla Minus One dibuat dengan anggaran sekitar US$15 juta, dan anggaran untuk sekuelnya diperkirakan akan jauh lebih besar.
Tetap Mengandalkan Teknik Klasik di Era AI
Dalam wawancara tersebut, Yamazaki juga menyinggung pandangannya soal penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri film. Ia mengaku masih menyukai pendekatan klasik dalam proses produksi.
“Sampai baru-baru ini, saya masih syuting menggunakan film dan saya suka menggunakan miniatur. Jadi saya tahu bahwa suatu hari nanti kita harus merangkul dan bekerja dengan AI, tetapi saya mungkin akan menjadi salah satu yang terakhir karena saya suka bekerja dengan teknologi dan teknik yang lebih lama,” ujar Yamazaki.
Dengan kembalinya tim kreatif utama dan reputasi besar yang ditinggalkan Godzilla Minus One, Godzilla Minus Zero menjadi salah satu film monster paling dinantikan pada 2026, baik oleh penggemar lama Godzilla maupun penonton global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















