
BOGORTODAY.COM – Sayuran bisa cepat layu dan rusak jika disimpan dengan cara yang kurang tepat. Padahal, tidak semua sayuran harus langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Setiap jenis sayuran memiliki kebutuhan suhu dan kelembapan yang berbeda agar kualitasnya tetap terjaga.
Vannah Roddy, petani generasi pertama dari Encompass Farm di Black Mountain, North Carolina, serta Natalie McKenzie, pakar pertanian Bellair Farm & CSA di Charlottesville, Virginia, membagikan sejumlah tips sederhana agar sayuran bisa bertahan lebih lama di rumah. Dengan penyimpanan yang tepat, sayuran tetap segar, bernutrisi, dan tidak cepat terbuang.
Berikut lima tips menyimpan sayuran sesuai jenisnya:
- Kentang
Kentang dan berbagai jenis umbi paling ideal disimpan pada suhu sejuk dan stabil, seperti di ruang bawah tanah atau tempat penyimpanan khusus. Suhu yang konsisten membantu menjaga tekstur dan kualitas kentang lebih lama.
Jika tidak memiliki ruang khusus, simpan kentang di tempat yang sejuk, gelap, dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari paparan cahaya karena dapat memicu kentang bertunas dan mengurangi kualitasnya.
- Bawang
Berbagai jenis bawang sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Namun, bawang dengan kadar air tinggi seperti bawang bombai memerlukan perhatian ekstra agar tidak cepat busuk.
Pastikan bawang disimpan dengan sirkulasi udara yang baik. Jangan menumpuk bawang terlalu rapat karena kelembapan berlebih dapat mempercepat pembusukan.
- Terong, Okra, dan Basil
Terong, okra, dan basil menyukai suhu sejuk, tetapi tidak selalu cocok disimpan di dalam kulkas. Suhu yang terlalu dingin justru dapat merusak tekstur dan kualitas sayuran ini.
Selain itu, hindari memindahkan sayuran tersebut secara mendadak dari suhu hangat ke dingin atau sebaliknya. Perubahan suhu yang ekstrem membuat sayuran lebih sensitif dan mudah layu.
- Tomat
Meski termasuk buah, tomat sering diperlakukan seperti sayuran. Tomat yang baru dipanen umumnya memiliki rasa terbaik jika disimpan di tempat sejuk dan kering, bukan di kulkas.
Tomat memang bisa disimpan di lemari es untuk memperpanjang masa simpan, namun suhu dingin dapat mengurangi aroma dan cita rasanya. Simpan di suhu ruang hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
Sayuran segar seperti selada dan asparagus paling ideal disimpan di dalam kulkas. Gunakan wadah tertutup atau kantong khusus agar kelembapannya tetap terjaga dan sayuran tidak cepat layu.
Jika sayuran terlihat mulai layu, siram dengan air hangat, bukan air dingin. Cara ini membantu sel sayuran menyerap air dengan lebih efektif sehingga kembali segar.
Untuk sayuran akar, sebaiknya potong bagian daunnya sebelum disimpan agar tidak menyerap nutrisi dari umbinya. Secara umum, sayuran masih bisa bertahan dengan baik jika disimpan sementara di tempat sejuk dan kering sebelum masuk kulkas.
Dengan memahami karakter setiap jenis sayuran, penyimpanan di rumah bisa menjadi lebih efektif. Selain menjaga kesegaran dan kualitas, cara ini juga membantu mengurangi pemborosan makanan. Semoga bermanfaat!
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















