Waspada, Barang Rumah Tangga Ini Diam-diam Bisa Membahayakan Kesehatan

Rumah
Waspada, Barang Rumah Tangga Ini Diam-diam Bisa Membahayakan Kesehatan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi seluruh penghuninya. Namun tanpa disadari, sejumlah produk rumah tangga yang tampak sepele justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika digunakan terus-menerus.

Mulai dari pengharum ruangan hingga pembersih rumah, banyak produk mengandung zat kimia yang bisa terhirup atau terserap tubuh secara perlahan.

Paparan jangka panjang berpotensi menyebabkan iritasi, gangguan hormon, hingga meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Berbagai perlengkapan ini kerap dipilih karena praktis dan mudah digunakan. Padahal, risikonya bisa diminimalkan dengan mengganti produk tersebut ke alternatif yang lebih aman dan ramah bagi kesehatan keluarga.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Berikut beberapa barang rumah tangga yang perlu diwaspadai beserta alternatif penggantinya.

  1. Pengharum Ruangan dan Lilin Pewangi

Mengutip Parent Herald, banyak pengharum ruangan dan lilin beraroma sintetis mengandung senyawa organik volatil (VOC) yang mudah menguap di suhu ruangan.

Zat ini dapat mengiritasi paru-paru, memicu asma, dan berpotensi mengganggu keseimbangan hormon jika terpapar terus-menerus.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Alternatif aman: gunakan essential oil diffuser dengan minyak esensial alami. Selain itu, maksimalkan sirkulasi udara alami dengan rutin membuka jendela agar ruangan tetap segar tanpa bahan kimia berbahaya.

  1. Botol Air Plastik Sekali Pakai

Penggunaan ulang botol plastik sekali pakai masih sering dilakukan, terutama untuk air minum harian. Padahal, melansir Trendonomist, botol plastik dapat melepaskan BPA atau BPS, terutama saat terpapar panas.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================