Rudy Susmanto Temui Warga dan Terima Aspirasi Secara Langsung Terkait Persoalan Tambang

Rudy Susmanto
Rudy Susmanto Temui Warga dan Terima Aspirasi Secara Langsung Terkait Persoalan Tambang. (Foto: Dok Diskominfo Kabupaten Bogor)

BOGORTODAY.COM Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menemui warga dari sejumlah kecamatan di wilayah Bogor Barat untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan. Pertemuan berlangsung di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1/2026), dihadiri perwakilan warga dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin.

Hadir bersama Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda), dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat dengan mengedepankan sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat kami tampung dan kami komunikasikan langsung dengan Pemprov Jawa Barat. Alhamdulillah, respons dari Gubernur Jawa Barat sangat baik, dan komunikasi ini sudah berjalan aktif dalam beberapa bulan terakhir, khususnya terkait operasional tambang di Bogor bagian barat,” ujar Rudy Susmanto.

Salah satu aspirasi utama warga adalah permintaan pembangunan jalan khusus angkutan tambang guna mengurangi dampak aktivitas tambang terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pembebasan lahan untuk jalan khusus tersebut telah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Bogor Tahun 2026.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Mudah-mudahan setelah proses appraisal selesai, pembayaran pembebasan lahan bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Selain isu tambang, Rudy Susmanto juga menyampaikan perkembangan terkait penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data awal, bantuan dialokasikan untuk sekitar 6.000 penerima, namun setelah adanya tambahan data dari desa dan kecamatan, jumlah penerima bertambah menjadi sekitar 15.000 orang.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================