
Normansyah menambahkan, dampak penutupan tambang tidak hanya mengenai pekerja langsung, tetapi juga masyarakat sekitar yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pertambangan.
“Masyarakat sekitar yang mendukung kegiatan tambang, misalnya penyedia makanan, juga terdampak,” ujarnya.
Menanggapi situasi ini, pengusaha tambang bersama Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengupayakan pembukaan kembali IUP di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parungpanjang.
“Bupati dan Wakil Bupati sangat memahami kondisi ini. Mereka bersedia bersama-sama mengajukan permohonan kepada Gubernur agar operasional dapat dibuka kembali,” tutup Normansyah.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















