Sejumlah Penambang Diduga Terpapar Gas Beracun di Gunung Pongkor, Asap Pekat Muncul Dalam Lubang

Sejumlah kendaraan petugas sedang berkumpul di Koramil 2117 Nanggung, menunggu kedatangan Bupati Bogor Rudy Susmamto yang hendak turun langsung monitoring insiden di tersebut. (foto:Ilham-Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Kabar mengejutkan beredar di wilayah Bogor Barat. Sebuah insiden pertambangan dilaporkan terjadi di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Informasi yang beredar menyebutkan, sejumlah orang diduga mengalami sesak napas akibat terpapar asap beracun.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Selasa malam, 13 Januari 2026. Sejumlah korban selamat diketahui telah mendapatkan penanganan medis di Klinik Pratama Dirja Medika.

Dokter umum Klinik Pratama Dirja Medika, Aditya, mengakui adanya kedatangan pasien pada Selasa malam. Ia mengatakan, pihak klinik menerima sekitar lima orang pasien secara bersamaan pada pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

“Pasien datang serempak sekitar lima orang. Saat tiba, kami tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya. Fokus utama kami adalah menyelamatkan kondisi pasien terlebih dahulu,” katanya kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, kelima pasien mengalami keluhan sesak napas dan pusing. Namun, tidak ditemukan adanya luka fisik pada tubuh mereka.

“Pasien yang datang berjumlah lima orang dengan gejala sesak napas dan pusing. Tidak ada luka fisik,” katanya.

Aditya mengungkapkan, pihak klinik tidak mendapatkan keterangan detail terkait penyebab pasti kondisi para pasien tersebut. Berdasarkan data yang diterima, seluruh pasien berasal dari wilayah sekitar Kecamatan Nanggung.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

“Saat ini kelima pasien sudah kembali ke rumah masing-masing. Karena kondisinya membaik dan kurang dari 24 jam, mereka hanya dilakukan observasi dan tidak dirujuk ke rumah sakit,” pungkasnya.

Sementara itu, belum diketahui pasti kepulan asap tersebut dan jumlah orang yang dikabarkan terjebak. Hingga kini pihak redaksi sedang menunggu informasi dari pihak terkait.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================